Selain itu, serat larut di dalamnya membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida—dua faktor utama penyebab penyakit jantung.
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi jeruk bali merah selama 30 hari dapat memperbaiki kadar lipid darah pada penderita aterosklerosis.
Karena itu, waktu terbaik untuk makan jeruk bali bagi kesehatan jantung adalah sebelum atau saat makan utama, agar senyawa aktifnya bekerja lebih optimal.
Kesimpulannya, baik untuk diet, pencernaan, maupun jantung, jeruk bali memang luar biasa — asalkan dikonsumsi dengan bijak dan di waktu yang tepat.
-Untuk menurunkan berat badan: sebelum makan
-Untuk pencernaan: pagi hari atau sebelum makan
-Untuk jantung: sebelum atau saat makan
Dengan mengatur waktu konsumsi, kamu bisa memaksimalkan semua manfaat jeruk bali sekaligus menikmati kesegarannya setiap hari! ***


