KITAINDONESIASATU.COM – Kunyit dikenal sebagai salah satu rempah yang kaya manfaat berkat kandungan kurkumin, senyawa aktif yang memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan.
Namun, banyak orang bertanya-tanya apakah kunyit segar atau bubuk kunyit lebih efektif dalam membantu tubuh menyerap kurkumin.
Bubuk Kunyit Mengandung Kurkumin Lebih Tinggi
Baik kunyit segar maupun bubuk kunyit sama-sama mengandung kurkumin. Namun, kadar kurkumin dalam bubuk kunyit umumnya lebih tinggi karena proses pengeringan menghilangkan sebagian besar kandungan air.
Kunyit segar terdiri dari sekitar 80–90 persen air. Setelah dikeringkan, kandungan kurkumin menjadi lebih terkonsentrasi sehingga bubuk kunyit menyediakan jumlah kurkumin yang lebih banyak dalam porsi yang sama dibandingkan kunyit segar.
Meski demikian, kualitas bubuk kunyit juga dipengaruhi oleh metode pengolahannya.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Food Chemistry tahun 2021 menunjukkan bahwa metode pengeringan beku (freeze-drying) mampu mempertahankan kandungan kurkumin dan antioksidan lebih baik dibandingkan pengeringan udara panas maupun penjemuran langsung di bawah sinar matahari.
