Hasil pemindaian otak juga memperlihatkan perubahan nyata. Aktivitas di bagian pusat kendali diri menjadi lebih aktif. Sebaliknya, bagian otak yang mengatur rasa puas dan kecanduan justru makin tenang.
Perubahan ini tercermin langsung pada perilaku peserta yang makin mudah menahan diri dari godaan merokok.
Cara kerja unik
Menurut peneliti, cara kerja metode ini unik. Ia tidak sekadar menekan rasa ingin secara paksa.
Melainkan, teknologi stimulasi magnetik otak ini seolah “melatih ulang” otak agar bisa mengatur perilaku sendiri secara alami. Inilah yang membuat efeknya terasa lebih awet dan lebih alami dibandingkan metode biasa.
Temuan ini membuka jalan bagi penelitian lebih lanjut dengan skala lebih besar.
Nantinya, metode ini bisa menjadi pilihan pengobatan resmi untuk berhenti merokok, bersanding dengan terapi perilaku maupun obat-obatan. Terutama bagi mereka yang sudah mencoba cara konvensional namun belum berhasil lepas dari jeratan rokok.

