KesehatanLifestyle

Olahraga Sore Hari Lebih Efektif Cegah Diabetes Tipe 2? Ini Temuan Terbaru dari Universitas Leiden

×

Olahraga Sore Hari Lebih Efektif Cegah Diabetes Tipe 2? Ini Temuan Terbaru dari Universitas Leiden

Sebarkan artikel ini
Aktifitas fisik
Ilustrasi aktifitas fisik tangkal diabetes (Magnific/pressfoto)

Faktor Pengubah: Kondisi Metabolik Individu

Manfaat olahraga ini tidak bersifat mutlak dan dapat bervariasi tergantung pada profil individu.

Kondisi metabolik yang mendasari, seperti obesitas, dislipidemia (kadar kolesterol dan lemak darah yang abnormal), hipertensi, atau pradiabetes, dapat memengaruhi respons fisiologis tubuh terhadap olahraga.

Oleh karena itu, pendekatan kesehatan yang dipersonalisasi sangat diperlukan.

Rekomendasi Praktis untuk Masyarakat

Pedoman kesehatan masyarakat saat ini tetap merekomendasikan minimal 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat per minggu.

Aktivitas ini harus cukup intens untuk menyebabkan sesak napas ringan, seperti jalan cepat, jogging, atau bersepeda.

Bagi masyarakat Indonesia, di mana prevalensi diabetes terus meningkat dan menjadi beban kesehatan nasional, menggeser jadwal olahraga ke sore hari dan konsisten mencapai target 150 menit per minggu bisa menjadi strategi preventif yang sederhana, murah, namun sangat berdampak.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *