Penelitian memang menunjukkan bahwa kayu manis dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan memperlambat pengosongan lambung (gastric emptying), sehingga memperlambat laju makanan dari perut ke usus kecil.
Sebuah studi tahun 2024 bahkan mengamati bahwa kayu manis berinteraksi dengan enzim pencernaan, menyebabkan pati terurai lebih lambat.
Studi lain pada individu dengan pradiabetes menunjukkan bahwa konsumsi 4 gram kayu manis per hari selama empat minggu dapat menurunkan kadar gula darah harian.
Namun, ada jebakan dalam penerapannya:
Studi klinis yang menunjukkan manfaat signifikan umumnya menggunakan dosis tinggi, yakni antara 4 hingga 6 gram (sekitar 1–1,5 sendok teh) kayu manis per hari.
Sedikit taburan kayu manis di atas irisan apel (yang biasanya hanya sekitar 0,5 gram) kemungkinan besar tidak akan memberikan dampak fisiologis yang besar terhadap kadar gula darah Anda.
Manfaatnya lebih bersifat kumulatif dan bergantung pada frekuensi konsumsi jangka panjang.





