Kurkumin Sulit Diserap Tubuh
Salah satu tantangan utama kurkumin adalah tingkat penyerapannya yang rendah. Senyawa ini tidak mudah larut dalam air sehingga sulit masuk ke aliran darah melalui sistem pencernaan.
Pada kunyit segar, sebagian besar kurkumin masih terperangkap di dalam dinding sel tanaman. Kondisi ini membuat tubuh lebih sulit mengakses dan memanfaatkan senyawa tersebut.
Sementara itu, proses penggilingan pada bubuk kunyit membantu memecah struktur sel tanaman sehingga kurkumin lebih mudah dilepaskan dan diserap tubuh.
Penelitian Menunjukkan Bubuk Kunyit Lebih Unggul
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Food & Function membandingkan penyerapan 400 miligram kurkumin yang berasal dari kunyit segar parut, bubuk kurkumin murni, dan bubuk kunyit.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bubuk kunyit menghasilkan kadar kurkumin tertinggi dalam darah. Kunyit segar berada di posisi berikutnya, sementara sebagian besar kurkumin pada kunyit segar masih ditemukan tersimpan di dalam sel tanaman.
Temuan ini menunjukkan bahwa bubuk kunyit cenderung lebih efektif dalam membantu tubuh mendapatkan manfaat kurkumin.
