KesehatanLifestyle

Kopi Instan Ternyata Punya Manfaat Kesehatan, tapi Ada Risiko yang Perlu Diwaspadai

×

Kopi Instan Ternyata Punya Manfaat Kesehatan, tapi Ada Risiko yang Perlu Diwaspadai

Sebarkan artikel ini
Kopi instan
ilustrasi kopi instan (Magnific/ajerbaijan_stokers)

Dari sisi kesehatan, keduanya dapat memberikan antioksidan. Karena itu, kopi instan tidak otomatis lebih buruk daripada kopi seduh.

Kandungan kafeinnya juga tidak selalu sama, sebab dipengaruhi merek, ukuran sajian, dan tingkat konsentrasi minuman.

Secara umum, kopi instan sering mengandung kafein lebih sedikit per sajian dibandingkan beberapa jenis kopi seduh. Namun, angka pastinya tetap bergantung pada produk dan cara penyajian.

Waspadai Akrilamida dan Tambahan Gula

Di balik manfaatnya, ada beberapa hal yang patut diperhatikan sebelum menjadikan kopi instan sebagai minuman sehari-hari.

Kopi instan umumnya memiliki kadar akrilamida lebih tinggi dibandingkan kopi bubuk sangrai. Akrilamida merupakan senyawa yang dapat terbentuk ketika sejumlah makanan diproses pada suhu tinggi. Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) menggolongkannya sebagai kemungkinan karsinogen bagi manusia.

Meski demikian, keberadaan akrilamida dalam kopi tidak serta-merta membuktikan bahwa konsumsi kopi instan menyebabkan kanker. Risiko kesehatan perlu dinilai berdasarkan keseluruhan bukti ilmiah dan tingkat paparannya.

Hal lain yang perlu diperiksa adalah kandungan gula. Kopi instan dengan tambahan rasa, krimer, atau pemanis bisa mengandung gula dan kalori lebih tinggi dibandingkan kopi tanpa tambahan bahan tersebut. Jika dikonsumsi rutin, asupan gula berlebih dapat menjadi persoalan tersendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *