Kesehatan

Kematian Dokter Muda di Kalibata Jadi Alarm, Praktisi Kesehatan Desak Evaluasi Program Internship

×

Kematian Dokter Muda di Kalibata Jadi Alarm, Praktisi Kesehatan Desak Evaluasi Program Internship

Sebarkan artikel ini
Kematian Dokter Muda di Kalibata Jadi Alarm (ist.)
Kematian Dokter Muda di Kalibata Jadi Alarm (ist.)

KITAINDONESIASATU.COM – Meninggalnya dokter muda dr. Siti Zahra Maghfira di Apartemen Kalibata kembali memicu perhatian terhadap sistem pembinaan peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI).

Peristiwa ini dinilai menjadi pengingat penting bahwa keselamatan, kesehatan fisik, dan kesehatan mental dokter muda perlu mendapat perhatian lebih serius.

Praktisi kesehatan dr. Ngabila Salama menilai kasus tersebut tidak seharusnya dipandang sebagai insiden yang berdiri sendiri, melainkan menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program internship.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau tidak terburu-buru mengambil kesimpulan mengenai penyebab kematian karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Perbaikan Sistem Dokter Muda Dinilai Jadi Prioritas

Menurut dr. Ngabila Salama, seluruh pihak perlu menghormati proses investigasi yang sedang dilakukan oleh kepolisian, rumah sakit, dan Kementerian Kesehatan.

Ia menekankan pentingnya menjaga privasi keluarga korban serta tidak menyebarkan spekulasi yang belum didukung fakta resmi.

Meski demikian, ia menilai rangkaian kasus yang melibatkan dokter muda harus menjadi bahan evaluasi terhadap sistem pembinaan peserta Program Internship Dokter Indonesia.

Aspek yang perlu mendapat perhatian meliputi keselamatan peserta, kesehatan mental, kesehatan fisik, hingga beban kerja selama menjalani masa pendidikan dan pelayanan.

Selain itu, lingkungan belajar yang kondusif serta akses terhadap layanan konseling juga dinilai perlu diperkuat.

Mekanisme pelaporan yang aman bagi peserta internship diharapkan mampu membantu dokter muda menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi tanpa rasa khawatir.

Dr. Ngabila juga mendorong agar hasil investigasi setiap kasus disampaikan secara transparan dan objektif sehingga dapat menjadi pembelajaran untuk mencegah kejadian serupa pada masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *