KITAINDONESIASATU.COM – Pradiabetes kerap tidak menimbulkan gejala yang mudah dikenali. Akibatnya, banyak orang tidak menyadari bahwa kadar gula darahnya sudah lebih tinggi dari normal dan berisiko berkembang menjadi diabetes tipe 2.
Jika tidak ditangani melalui perubahan gaya hidup dan pemantauan medis yang tepat, pradiabetes dapat berkembang menjadi diabetes tipe 2. Kondisi ini juga berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.
Meski begitu, seseorang yang mengalami pradiabetes umumnya masih dapat menjalani aktivitas sehari-hari, bekerja, dan berolahraga seperti biasa.
Hal yang perlu diperhatikan adalah perubahan pada tubuh yang tidak biasa, terutama jika berlangsung terus-menerus.
Berikut tiga tanda yang patut diwaspadai dan menjadi alasan untuk berkonsultasi dengan dokter.
1. Terus Merasa Lapar Meski Sudah Makan
Rasa lapar yang muncul berulang kali, bahkan setelah makan dengan porsi cukup, dapat menjadi salah satu tanda gangguan pengaturan gula darah. Gejala ini perlu diperhatikan jika tidak disertai perubahan pola makan atau aktivitas yang dapat menjelaskannya.




