Meski demikian, gejala-gejala ini tidak secara otomatis menunjukkan seseorang mengalami diabetes. Infeksi, gangguan tiroid, kekurangan nutrisi, dan masalah kesehatan lainnya juga dapat menimbulkan keluhan serupa.
Karena itu, jangan langsung mendiagnosis diri sendiri hanya berdasarkan gejala. Pemeriksaan medis dan tes gula darah diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
Segera cari pertolongan medis jika mengalami penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, luka yang sulit sembuh, atau infeksi berulang. Luka yang membengkak, terasa panas, memerah, mengeluarkan nanah, atau disertai demam perlu segera diperiksa karena dapat menandakan infeksi yang membutuhkan penanganan.
3. Penglihatan Mendadak Kabur
Perubahan penglihatan juga perlu mendapat perhatian. Misalnya, tulisan di layar ponsel mendadak tampak tidak jelas, penglihatan menjadi kabur, atau kemampuan melihat berubah dalam waktu singkat.
Mayo Clinic menyebut penglihatan kabur sebagai salah satu gejala yang dapat muncul pada diabetes. Perubahan ini bisa terjadi ketika kadar gula darah meningkat dan memengaruhi keseimbangan cairan di dalam lensa mata.
Perubahan cairan tersebut dapat mengganggu kemampuan lensa memfokuskan cahaya sehingga objek terlihat kurang jelas. Informasi kesehatan dari Verywell Health juga menjelaskan bahwa kadar gula darah yang tinggi dapat memengaruhi penglihatan.





