Selain itu, manfaat latihan kekuatan 120 menit seminggu juga terbukti menurunkan risiko kematian neurologis sebesar 27 persen.
Data observasional Harvard yang melibatkan hampir 150.000 partisipan selama 30 tahun menjadi dasar validasi latihan kekuatan terhadap risiko kematian.
Survei berkala ini mengukur durasi latihan kekuatan dan aerobik untuk membuktikan manfaat latihan kekuatan 120 menit seminggu secara akurat.
Partisipan dengan rata-rata usia 54 tahun yang rutin melakukan latihan kekuatan cenderung memiliki risiko kematian lebih rendah.
Peneliti Harvard menyimpulkan bahwa manfaat latihan kekuatan 120 menit seminggu harus diimbangi gaya hidup sehat untuk hasil maksimal.
Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 2025, kurangnya aktivitas fisik berkontribusi pada 3,2 juta kematian global setiap tahunnya, sehingga latihan kekuatan menjadi solusi vital menekan risiko kematian.
Rekomendasi Harvard ini sejalan dengan panduan global, di mana manfaat latihan kekuatan 120 menit seminggu kini menjadi standar emas pencegahan penyakit.***


