KesehatanLifestyle

Amnesia Digital: Ketika Ponsel Pintar Jadi “Memori Eksternal” Manusia, Otak Kita Berubah?

×

Amnesia Digital: Ketika Ponsel Pintar Jadi “Memori Eksternal” Manusia, Otak Kita Berubah?

Sebarkan artikel ini
amnesia
Ilustrasi amnesia (Ekspresif (iStock))

Penelitian ilmuwan Inggris Eleanor Maguire menemukan bahwa pelatihan navigasi intensif dikaitkan dengan perubahan pada hipokampus, wilayah otak yang berperan kunci dalam memori dan orientasi spasial.

Temuan ini mengungkapkan bahwa otak berubah sesuai dengan keterampilan yang terus digunakan. Ini memunculkan pertanyaan apakah dampak ponsel pintar terhadap memori spasial berkurang karena kurangnya latihan.

Bahaya Notifikasi dan Multitasking

Ketergantungan teknologi pada otak tidak hanya terkait penyimpanan informasi, tetapi juga cara penggunaan. Notifikasi yang terus-menerus dan perpindahan cepat antar aplikasi dapat mengganggu konsentrasi jangka panjang.

Kemampuan berkonsentrasi dalam waktu lama merupakan langkah penting dalam membentuk ingatan yang stabil. Gangguan ini dapat memengaruhi kualitas memori yang terbentuk.

Digital Dementia: Istilah yang Muncul

Istilah digital dementia diciptakan oleh peneliti ilmu saraf Manfred Spitzer untuk menggambarkan penurunan kemampuan kognitif akibat penggunaan teknologi digital berlebihan.

Kondisi ini ditandai dengan penurunan daya ingat, masalah kognitif, dan berkurangnya rentang perhatian. Penggunaan gadget lebih dari 4 jam sehari tanpa jeda dapat meningkatkan risiko demensia di usia dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *