KesehatanLifestyle

4 Tanda Pradiabetes yang Bisa Terasa Saat Bangun Tidur, Jangan Diabaikan

×

4 Tanda Pradiabetes yang Bisa Terasa Saat Bangun Tidur, Jangan Diabaikan

Sebarkan artikel ini
pradiabetes
Ilustrasi tes diabetes (Ist)

Kekhawatiran akan pradiabetes menjadi lebih beralasan apabila rasa lapar tersebut muncul bersama rasa haus berlebihan, sering buang air kecil, kelelahan, atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

4. Gula darah puasa terus berada di level tinggi

    Dibandingkan berbagai keluhan yang dirasakan secara subjektif, pemeriksaan gula darah puasa memberikan informasi yang lebih objektif mengenai kondisi metabolisme tubuh.

    Tes glukosa plasma puasa dilakukan setelah seseorang tidak mengonsumsi makanan atau minuman berkalori selama sedikitnya delapan jam. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan pada pagi hari.

    Kadar glukosa puasa 100–125 mg/dL atau sekitar 5,6–6,9 mmol/L berada dalam rentang pradiabetes. Sementara itu, hasil 126 mg/dL atau 7,0 mmol/L ke atas masuk dalam kisaran diabetes dan memerlukan evaluasi medis lebih lanjut.

    Meski begitu, satu hasil pemeriksaan yang tinggi belum tentu cukup untuk memastikan seseorang mengalami pradiabetes. Kadar gula darah dapat berubah akibat berbagai kondisi, termasuk stres maupun penyakit tertentu.

    Jangan hanya mengandalkan gejala

    Tanda pradiabetes di pagi hari dapat memberikan petunjuk, tetapi gejala saja tidak dapat digunakan sebagai dasar untuk memastikan diagnosis. Kondisi ini sering kali tidak menunjukkan tanda yang spesifik.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *