Lifestyle

Keajaiban Alam dan Budaya di Pantai Batu Lamampu, Nunukan

×

Keajaiban Alam dan Budaya di Pantai Batu Lamampu, Nunukan

Sebarkan artikel ini
FotoJet 5 18
Pantai Batu Lamampu

KITAINDONESIASATU.COM – Salah satu destinasi wisata unggulan di Nunukan, Kalimantan Utara, adalah Pantai Batu Lamampu yang terletak di Pulau Sebatik, Kecamatan Sebatik.

Pulau ini terbagi menjadi dua wilayah: bagian utara masuk kawasan Sabah, Malaysia, sedangkan bagian barat masuk wilayah Indonesia, tepatnya Kabupaten Nunukan.

Untuk mencapai pantai ini, pengunjung harus menyeberang laut menuju Pelabuhan Mantikasa di Sebatik Barat.

Perjalanan bisa dilakukan dengan perahu umum atau pribadi, lalu dilanjutkan dengan mobil menuju Pantai Batu Lamampu.

Dari Nunukan sendiri, tersedia dua jalur utama: menyeberang dari Desa Bambangan atau melalui Pelabuhan Tunon Taka menuju Desa Sungai Nyamuk dengan biaya sekitar Rp10.000.

Sungai Nyamuk merupakan pusat ekonomi masyarakat Pulau Sebatik.

Pantai Batu Lamampu memiliki garis pantai sepanjang 3 kilometer dan menghadap langsung ke wilayah Blok Ambalat.

Nama “Batu Lamampu” berasal dari bahasa suku Tidung, yang berarti batu bertingkat yang timbul di laut.
Keunikan utama pantai ini adalah deretan batu yang tampak mengapung di atas laut, tersusun rapi dari bibir pantai hingga ke tengah laut tanpa pernah bergeser.

Selain itu, terdapat batu-batu pemecah ombak yang memanjang ke laut, dihiasi tanaman dan batu kecil yang tertata alami.

Menariknya, di area yang lebih tinggi terdapat bukit batu dengan sebuah batu besar berdiameter sekitar satu meter di puncaknya.

Konon, batu ini dulunya kecil dan membesar seiring waktu.

Legenda setempat menyebutkan seseorang pernah mencoba menjatuhkan batu ini, namun gagal dan meninggal beberapa hari kemudian.

Terlepas dari cerita mistis tersebut, Pantai Batu Lamampu menyuguhkan keindahan alam berupa pasir putih, ombak tenang, serta pohon kelapa yang menambah suasana tropis.

Aktivitas seperti membakar ikan, berenang, atau sekadar bersantai di tepi pantai menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *