KITAINDONESIASATU.COM – Mungkin masih banyak orang tidak paham dengan kata Istidraj. Istidraj adalah seseorang yang mendapatkan kenikmatan di dunia, namun sering bermaksiat dan jarang melakukan ibadah.
Contoh dari Istidraj dalam kehidupan sehari-hari adalah ketika seseorang yang gemar melakukan maksiat, namun hidupnya terus dilimpahi kenikmatan. Seseorang yang tidak salat, namun tetap merasa hidupnya baik-baik saja.
Semua contoh-contoh tersebut adalah tanda-tanda Istidraj dari Allah SWT yang bisa menjadi jebakan bagi seseorang yang tidak menyadari bahwa kenikmatan yang diberikan Allah SWT sebenarnya adalah ujian.
Dalam Al-Qur’an Allah SWT mengingatkan : وَالَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِّنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُوْنَ، وَاُمْلِيْ لَهُمْۗ اِنَّ كَيْدِيْ مَتِيْنٌ
Artinya: “Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui. Dan Aku akan memberikan tenggang waktu kepada mereka. Sungguh,rencana-Ku sangat teguh” (QS. Al-‘Araf [7]: 182-183).
Karenanya, untuk menghindari istidraj adalah harus selalu beribadah dan menghindari maksiat. Selain itu, kita juga perlu berdoa kepada Allah SWT agar senantiasa diberikan hidayah dan perlindungan dari segala bentuk ujian, termasuk istidraj. Selalu mengerjakan amal sholeh dan berbuat baik kepada sesama juga dapat membantu kita terhindar dari istidraj. (*)




