KITAINDONESIASATU.COM — Syekh Ibnu Atha’illah as-Sakandari menegaskan pentingnya bersandar penuh pada pertolongan Allah SWT dalam hikmah ke-25 kitab monumental Al-Hikam. Beliau mengajarkan bahwa tidak ada hajat yang akan terhambat jika dicari melalui pertolongan Tuhan, dan tidak ada ikhtiar yang menjadi mudah jika hanya mengandalkan kekuatan diri sendiri.
Hikmah ini menjadi teguran keras bagi manusia yang kerap terjebak dalam kesombongan intelektual maupun materi.
Sering kali, kegagalan dan kecemasan timbul karena seseorang merasa mampu menyelesaikan segala persoalan hidup hanya berdasarkan perencanaan, modal, atau kecerdasannya semata. Padahal, tanpa izin dan pertolongan-Nya, segala daya upaya manusia tidak memiliki nilai apa pun.
Pesan spiritual ini mengajak setiap muslim untuk senantiasa menanamkan kesadaran La haula wala quwwata illa billah dalam setiap langkah kehidupan.
Keberhasilan sejati bukanlah semata-mata hasil mutlak dari kerja keras pribadi, melainkan wujud kasih sayang dan karunia Allah. Menggantungkan harapan sepenuhnya kepada Sang Pencipta menjadi kunci utama meraih kedamaian dan keberkahan hidup.(*)




