Hiburan

Gempa NTT Tewaskan 142 Orang, Atta hingga Reza Arap Turun Tangan Bantu Korban

×

Gempa NTT Tewaskan 142 Orang, Atta hingga Reza Arap Turun Tangan Bantu Korban

Sebarkan artikel ini
YouTuber Atta Halilintar saat memberikan bantuan di NTT. (Dok. IG/Attahalilintar)
YouTuber Atta Halilintar saat memberikan bantuan di NTT. (Dok. IG/Attahalilintar)

KITAINDONESIASATU.COM – Bencana gempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat. Korban jiwa terus bertambah seiring pemutakhiran data, sementara kerusakan rumah dan fasilitas publik terjadi di sejumlah wilayah terdampak.

Di tengah kondisi tersebut, sejumlah konten kreator dan figur publik ikut menunjukkan kepedulian. Nama Atta Halilintar, Reza Arap, Ferry Irwandi hingga Andovi da Lopez tercatat ikut bergerak memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Atta Halilintar menjadi salah satu kreator yang datang langsung ke NTT. Pada 20 Agustus 2026, suami Aurel Hermansyah tersebut menyalurkan bantuan ke sejumlah posko dan wilayah terdampak. Bantuan yang dibawa antara lain kebutuhan pokok seperti beras, telur dan makanan ringan.

Saat berada di wilayah terdampak, Atta juga mengaku merasakan langsung gempa susulan. Kehadirannya di lokasi menjadi bagian dari upaya membantu warga yang masih menghadapi situasi sulit setelah gempa utama.

Sementara itu, Reza Arap mengambil langkah berbeda. Kreator tersebut menyatakan dukungannya terhadap pembangunan sekolah darurat bagi anak-anak yang terdampak gempa NTT. Melalui unggahan di akun X pribadinya pada 15 September 2026, Reza menyebut ada 27 sekolah yang dibantu.

Dari total tersebut, 20 merupakan sekolah dasar (SD), empat sekolah menengah pertama (SMP), dan tiga sekolah menengah atas (SMA). Reza juga menegaskan bantuan tersebut menggunakan dana pribadinya, bukan hasil penggalangan dana publik.

“Ya, pakai duit pribadi,” ujar Reza dalam unggahannya, sekaligus menjelaskan bahwa membantu penyediaan sekolah bukan kali pertama dilakukannya.

Nama Ferry Irwandi juga muncul dalam aksi kemanusiaan untuk korban gempa NTT. Konten kreator sekaligus pegiat sosial tersebut disebut menggalang donasi dalam jumlah miliaran rupiah untuk membantu masyarakat terdampak. Bantuan tersebut kemudian diarahkan untuk mendukung kebutuhan warga di wilayah bencana.

Andovi da Lopez juga turut menjadi salah satu figur yang disebut ikut bergerak membantu korban gempa NTT. Selain memberikan dukungan terhadap masyarakat terdampak, ia juga dikaitkan dengan aktivitas penyaluran bantuan di wilayah bencana.

Kehadiran para konten kreator tersebut menambah perhatian publik terhadap kondisi masyarakat NTT yang masih menjalani masa pemulihan. Aksi mereka menunjukkan bahwa bantuan kepada korban bencana tidak hanya datang dari pemerintah maupun lembaga kemanusiaan, tetapi juga dari kalangan masyarakat dan figur publik.

Di sisi lain, aktivitas kegempaan di Flores memang mulai menunjukkan tren penurunan. BMKG mencatat hingga 15 September 2026 pukul 05.00 WIB telah terjadi 15.722 gempa susulan dengan magnitudo 0,9 hingga 6,2. Sebanyak 190 di antaranya dirasakan masyarakat. BMKG menyebut aktivitas gempa susulan telah memasuki fase peluruhan, meski gempa susulan masih berpotensi terjadi dalam beberapa pekan hingga bulan mendatang.

Untuk korban jiwa, data terbaru yang dilaporkan BNPB mencapai 142 orang. Dari jumlah tersebut, 48 orang meninggal akibat dampak langsung gempa, sedangkan 94 orang lainnya meninggal di pengungsian akibat dampak tidak langsung bencana.

Dengan masih berlangsungnya proses pemulihan, kebutuhan masyarakat terdampak juga belum sepenuhnya berakhir. Pemerintah, lembaga kemanusiaan, relawan, dan masyarakat terus melakukan penanganan serta pendataan kerusakan di sejumlah wilayah Flores dan sekitarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *