KITAINDONESIASATU.COM – Sutradara ternama AR Murugadoss baru-baru ini memicu kontroversi usai melontarkan kritik terhadap superstar Bollywood Salman Khan.
Dalam wawancara bersama Baradwaj Rangan untuk Galatta Plus, Murugadoss menyinggung kebiasaan kerja Salman yang kerap datang terlambat ke lokasi syuting, khususnya saat menggarap film Sikandar.
Menurutnya, keterlambatan tersebut membuat produksi jadi kacau. Salman disebut baru hadir sekitar pukul 8 malam, sehingga banyak adegan, termasuk yang seharusnya berlangsung di siang hari, terpaksa diambil pada malam hari.
Akibatnya, tim produksi terpaksa mengandalkan layar hijau dan efek visual (VFX) untuk menyelesaikan banyak adegan.
“Kami harus memotret sepenuhnya dengan layar hijau dan VFX,” ungkap Murugadoss, seraya menambahkan bahwa kondisi itu merusak visinya sebagai sutradara.
Kritiknya sontak jadi bahan perbincangan panas di dunia maya. Sebagian warganet mendukung dengan alasan penggunaan VFX berlebihan sering melemahkan kualitas cerita, sementara yang lain menilai Murugadoss seharusnya bisa lebih beradaptasi dengan gaya kerja bintang besar sekelas Salman Khan.
Sang sutradara juga menyinggung kesulitan saat harus mengarahkan aktor cilik di jam syuting yang tidak wajar.
“Bayangkan, kalau ada empat anak dalam adegan pulang sekolah, kami malah syuting pukul 2 pagi. Mereka jelas kelelahan bahkan ada yang ketiduran,” ujarnya.
