Dalam wawancara itu, Murugadoss membandingkan Sikandar dengan Ghajini, film yang pernah sukses besar bersama Aamir Khan. Ia mengaku lebih percaya diri saat menggarap Ghajini karena itu remake dari karyanya sendiri, berbeda dengan Sikandar yang menurutnya lebih sulit dieksekusi.
Pernyataan blak-blakan ini memicu diskusi luas: apakah disiplin kerja harus tetap nomor satu meski berhadapan dengan superstar, ataukah fleksibilitas sutradara lebih penting? Yang jelas, komentar Murugadoss telah menggegerkan industri Bollywood.***
