KITAINDONESIASATU.COM – Grand Theft Auto 6 atau GTA 6 menjadi sorotan besar di industri game global. Game terbaru dari Rockstar Games ini bahkan memunculkan kekhawatiran tersendiri di kalangan pengembang, menyusul ekspektasi yang dinilai terlalu tinggi dan berpotensi mengubah standar industri.
Berdasarkan survei yang dilakukan majalah game Jepang Famitsu terhadap 171 pengembang, GTA 6 menjadi judul yang paling banyak disebut sebagai karya yang paling dinantikan pada tahun 2026.
Jumlah penyebutannya mengungguli judul-judul besar lain seperti Substantial Existence serta Resident Evil 9: Requiem.
Sejumlah kreator ternama menilai GTA 6 berpeluang mendefinisikan ulang kualitas dan skala pengembangan game modern.
Produser sekaligus sutradara Atlus, Yamai Sen, mengungkapkan kekhawatirannya apakah GTA 6 akan kembali “menaikkan batas maksimal kualitas dan ukuran produksi” di industri game.
Sementara itu, Yuki Nishio dari CD Projekt Red (CDPR) menantikan terobosan baru, baik dari sisi teknologi maupun konsep desain. Nobuyuki Kuroki dari SNK memandang GTA 6 sebagai karya yang berpotensi mengubah ekspektasi pemain secara signifikan dan menjadi titik balik penting bagi konsol generasi saat ini.





