KITAINDONESIASATU.COM – Dalam Islam Ketika hendak melakukan aktivias diawali dengan doa dan diakhiri juga dengan doa. Salah satunya, ketika hendak ke kamar mandi dan keluar kamar mandi dianjurkan untuk membaca doa.
Kamar mandi, adalah ruang privasi yang tak pernah absen kita kunjungi dalam sehari, entah untuk melakukan aktivitas di kamar mandi atau sekadar buang hajat kecil maupun hajat besar.
Ada baiknya melazimkan membaca doa sebelum masuk kamar mandi dan setelah keluar kamar mandi. Hal ini sebagaimana doa yang dilafadzkan Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam ketika hendak ke kamar mandi:
Doanya adalah:
اللّٰهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِك من الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ
Teks Latin: Allāhumma innī a‘ūżu bika minal khubuṣi wal khabā’iṣi.
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan laki-laki dan setan perempuan.”
Jangan lupa sebelum membaca doa tersebut diawali dengan membaca basmalah ‘’Bismillahirrahmanirrahim’’. Bacaan basmalah dapat menurut aurat manusia dari pandangan jin.
Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam:
وروينا عن علي رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال ستر ما بين أعين الجن وعورات بني آدم إذا دخل الكنيف أن يقول بسم الله رواه الترمذي
Artinya, “Diriwayatkan dari Sayyidina Ali ra, Rasulullah saw bersabda, ‘Penghalang pandangan jin dan aurat manusia apabila ia memasuki kamar kecil/wc/toilet adalah bacaan ‘bismillāh,’” (HR At-Tirmiżi).
Sementara bacaan doa Ketika hendak keluar kamar mandi adalah:
غُفْرَانَكَ الْحَمْدُ لِلهِ الذي أَذْهَبَ عَنِّيْ الْأَذَى وَعَافَانِيْ
Ghufrānakal ḥamdu lillāhil lażī ażhaba ‘annil ażā wa ‘āfānī
Artinya: “Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit dari tubuhku dan menjaga kesehatanku.”
Bacaan alternatif keluar mandi lainnya, yakni:
الْحَمْدُ لِلهِ الذي أَحْسَنَ إِلَيَّ فِي أَوَّلِهِ وَآخِرِهِA
Teks Arab: Alhamdulillāhil lażī ahsanailayya fī awwalihī wa ākhirihī.
Artinya, “Segala puji bagi Allah yang telah berbuat baik kepadaku pada awal dan akhirnya.” (HR Ibnu Sunni dari sahabat Anas bin Malik ra). Dengan melibatkan Allah SWT dalam segala aktivitas semoga kita senantiasa dalam lindungan dan naungan Allah SWT, dan terhindar dari hal-hal buruk lainnya. Wallahu ‘alam bisshawab. (*)

