Lifestyle

Adab-adab Ziarah Kubur ketika Lebaran, Penting untuk Diperhatikan

×

Adab-adab Ziarah Kubur ketika Lebaran, Penting untuk Diperhatikan

Sebarkan artikel ini
ziarah kubur 1
Ilustrasi kuburan. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Di Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 1446 H/2025 M selain saling bersilaturahmi dengan keluarga, sanak saudara, teman, dan tetangga, juga ada tradisi yang sejak lama dilakukan di Indonesia, yakni berziarah ke kubur. Berziarah ke kubur adalah dianjurkan  dalam Islam sebagai pengingat dan juga mendoakan arwah keluarga yang telah meninggal dunia.

Manfaat berziarah kubur untuk dirinya adalah pahala yang diberikan oleh Allah dengan bacaan-bacaan yang ia baca, dan timbulnya renungan akan akhirat, sehingga bisa meningkatkan semangat takwa kepada-Nya. Sedangkan manfaat untuk orang yang diziarahi adalah mereka bisa diangkat derajatnya, diringankan siksanya, disebabkan bacaan yang dihadiahkan kepada mereka.

Sebagaimana ziarah pada umumnya, ziarah di Hari Raya Idulfitri memiliki etika-etika yang harus dipenuhi oleh orang yang berziarah (az-zair). Berikut etika ziarah kubur saat Lebaran yang dijelaskan oleh Syekh Musthafa Al-Khin, Syekh Musthafa Al-Bugha, dan Syekh Ali Asy-Syarbaji dalam kitab karyanya:

  1. Mengucapkan Salam

Ketika sudah sampai pada tempat pemakaman, mengucapkan salam dengan mengatakan:

  اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِيْنَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَاحِقُوْنَ

Teks Latin: Assalamu’alaikum dâra qaumin mu’minina wa innâ insyaAllahu bikum lâhikuna.  

  Artinya:  keselamatan terlimpah untuk kalian penghuni kuburan kaum mukminin, dan sesungguhnya insyaAllah kami akan bertemu kalian.

2. Membaca Al-Qur’an

Setelah membaca salam, etika selanjutnya adalah membaca Al-Qur’an untuk dihadiahkan pahalanya kepada orang-orang yang sudah meninggal. Syekh Musthafa Al-Khin, dkk, dalam karyanya mengatakan:

 آداب زيارة القبور: إذا دخل الزائر المقبرة، ندب له أن يسلم على الموتى، وليقرأ عندهم ما تيسر من القرآن، فإن الرحمة تنزل حيث يُقرأ القرآن، ثم ليدع لهم عقب القراءة، وليهدِ مثل ثواب تلاوته لأرواحهم، فإن الدعاء مرجو الإِجابة، وإذا استجيب الدعاء استفاد الميت من ثواب القراءة   

 Artinya: Termasuk adab-adab ziarah kubur: jika peziarah masuk ke dalam tempat pemakaman, maka disunnahkan baginya untuk mengucapkan salam kepada orang-orang yang sudah meninggal (dengan lafal salam seperti yang sudah tertulis di atas). Kemudian membaca apa yang bisa dibaca dari Al-Qur’an, karena rahmat akan turun ketika dibacakan Al-Qur’an

3. Mendoakan

 Selanjutnya  setelah membaca Al-Qur’an,  hendaknya menghadiahkan pahala bacaannya kepada arwah-arwah mereka, karena doa bisa diharapkan diterima oleh Allah, dan jika diterima, maka orang yang meninggal bisa mendapatkan faidah dari pahala bacaan tersebut (Musthafa Al-Khin, dkk, Al-Fiqhul Manhaji ‘ala Mazhabil Imam As-Syafi’i, [Damaskus, Darul Qalam: 1992], juz I, halaman 266).

Demikian adab-adab berziarah kubur yang perlu diperhatikan. Semoga bermanfaat. Wallahu A’lam Bisshawab. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *