KITAINDONESIASATU.COM – Hari ini adalah Jumat terakhir bulan Syaban. Kemudian, dalam hitungan hari akan tiba bulan Ramadan. Meski di akhir bulan Syaban, harus tetap meningkatkan amal ibadah dan jangan kendor.
Menjelang bulan Ramadan, jangan lalai dalam meraih kebaikan sehingga di momentum bulan Syaban ini, dan akan memasuki bulan Ramadan, kita sudah terbiasa dan menjadi mudah untuk melakukan amaliah-amaliah.
Bulan Syaban, merupakan bulan khusus dalam doa Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam sebagaimana diriwayatkan dari Anas bin Malik, sebagai berikut:
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ، وَشَعْبَانَ، وَبِلِّغْنَا رَمَضَانَ
Artinya: “Ya Allah, semoga Engkau beri keberkahan kepada kami dalam bulan Rajab, Syaban dan Ramadhan. “
Kita telah melewati bulan Rajab atau dikenal bulan bercocok tanam, sekarang berada di bulan Syaban atau bulan merawat, menyirami tanaman, dan tinggal beberapa hari lagi tiba bulan Ramadan atau bulan memanen.
Maka, agar kita bisa memanen yakni dengan melakukan banyak ibadah-iabadah yang kita lakukan sejak bulan Rajab hingga memanen nanti di bulan Ramadan.
Imam Dzun Nun al-Mishri mengatakan:
رَجَبٌ شَهْرُ الزَّرْعِ. وَشَعْبَانُ شَهْرُ السَّقْيِ. وَرَمَضَانُ شَهْرُ الْحَصَادِ. وَكُلٌّ يَحْصُدُ مَا زَرَعَ. فَمَنْ ضَيَّعَ الزِّرَاعَةَ نَدِمَ يَوْمَ الْحَصَادِ
Artinya: “Rajab adalah bulan menanam, Syaban bulan menyiram, dan Ramadan bulan memanen. Setiap orang akan memanen atas apa yang ia tanam. Barangsiapa yang menyia-nyiakan tanaman akan merugi di waktu panen.”
Nah, untuk tetap meningjkatkan amliah di akhir Syaban, maka kita bisa melakukan beberapa amalan yang ringan, namun pahalanya sangat besar, di antaranya:
- Memperbanyak Zikir dan Istighfar
Dengan zikir dan istighfar, maka Ketika memasuki bulan Ramadna hati kita menjadi bersih dan jiwa yang suci. Dalam hal ini, Allah SWT berfirman:
فَاِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلٰوةَ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِكُمْۚ فَاِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَۚ اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا
Artinya: “Apabila kamu telah menyelesaikan shalat, berzikirlah kepada Allah (mengingat dan menyebut-Nya), baik ketika kamu berdiri, duduk, maupun berbaring. Apabila kamu telah merasa aman, laksanakanlah salat itu (dengan sempurna). Sesungguhnya salat itu merupakan kewajiban yang waktunya telah ditentukan atas orang-orang mukmin.” (QS An-Nisa: 103).
2. Jaga Kualitas Sholat
Jangan tinggalkan sholat, dan tetap menjaga kualitas sholat, baik sholat fardhu maupun sunnah, seperti tahajud, dhuha, hajat, dan sebagainya.
3. Perbanyak Baca Al-Qur’an
Membanyak Al-Qur’an menjadi awal yang baik sehingga memasuki bulan Ramadan kita sudah terbiasa membacanya. Terlebih membaca Al-Qur’an h ibadah paling utama di antara ibadah-ibadah yang lain.
Seperti diriwayatkan oleh an-Nu‘man ibn Basyir:
قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ عِبَادَةِ أُمَّتِي قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ
Artinya: “Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam bersabda, sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al-Qur’an.” (HR al-Baihaqi).
4. Sedekah
Dengan bersedekah akan mendatangkan keberkahan dan melatih kedermawanan sebelum masuk Ramadan.
Allah SWT berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْفِقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰكُمْ مِّنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَ يَوْمٌ لَّا بَيْعٌ فِيْهِ وَلَا خُلَّةٌ وَّلَا شَفَاعَةٌ ۗوَالْكٰفِرُوْنَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami anugerahkan kepadamu sebelum datang hari (Kiamat) yang tidak ada (lagi) jual beli padanya (hari itu), tidak ada juga persahabatan yang akrab, dan tidak ada pula syafaat. Orang-orang kafir itulah orang-orang zalim.” (QS Al Baqarah ayat 254).
5. Silaturahmi
Jangan putus hubungan dengan keluarga, sahabat, dan tetangga agar hati kita bersih saat memasuki bulan Ramadan.
Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam bersabda:
عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليكرم ضيفه ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليصل رحمه ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيرا أو ليصمت
Artinya: “Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi Muhammad saw ia bersabda, siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia menjaga hubungan baik silaturahim dengan kerabatnya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR Bukhari dan Muslim).
Demikianlah amalan di akhir bulan Syaban, semoga kita dapat bertemu dengan Ramadan dalam keadaan sehat, beriman dan siap beribadah dengan optimal. Aamiin. (*)





