KITAINDONESIASATU – Penghentian sementara bansos beras 10 kg oleh pemerintah selama masa panen raya menimbulkan banyak pertanyaan.
Meski langkah untuk menjaga stabilitas harga gabah serta memastikan agar serapan beras petani oleh Perum Bulog berjalan optimal, namun banyak yang menantikan beras 10 kg kembali dicirkan.
Menurut pemerintah, jika beras dari Bulog terus disalurkan ke masyarakat pada waktu panen raya, dikhawatirkan akan menurunkan harga gabah petani.
Oleh karena itu, penyaluran bansos beras dihentikan sementara untuk menghindari gangguan di pasar beras dan memberikan ruang bagi penyerapan hasil panen petani dengan harga yang wajar.
Penghentian Sementara Bansos Beras 10 Kg Berakhir Sampai Kapan?

Berdasarkan perkiraan pemerintah, penyaluran bansos beras akan dilanjutkan setelah panen raya berakhir, yaitu sekitar bulan April 2025.
Keputusan ini diambil dengan tujuan untuk menjaga harga gabah petani tetap stabil, yakni di kisaran Rp6.500 per kilogram, serta untuk mencegah terjadinya ketidakseimbangan pasokan yang bisa berdampak negatif pada pasar beras.
Selain itu, pemerintah juga memastikan bahwa stok beras Bulog yang tersedia akan dikeluarkan jika diperlukan, terutama jika ada lonjakan harga atau situasi pasar yang memerlukan intervensi.
Namun, jika harga beras di pasar sudah stabil, maka stok beras tersebut akan ditahan untuk menjaga keseimbangan pasokan.
Bansos beras sendiri sebelumnya dipastikan akan dibagikan pada bulan Januari dan Februari 2025.
Namun, pada awal tahun, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menyampaikan bahwa bantuan tersebut telah dijadwalkan untuk disalurkan oleh Bulog.
Selain itu, pemerintah menambahkan empat bulan lagi untuk periode penyaluran bansos beras, yang awalnya hanya dua bulan, menjadi total enam bulan.
Meskipun demikian, jadwal untuk empat bulan tambahan ini masih akan diputuskan dalam rapat terbatas pemerintah.
Bantuan pangan beras sebesar 900.000 ton dengan total anggaran Rp 16,6 triliun ini dipastikan akan disalurkan setelah masa panen raya selesai.
Pemerintah akan memantau perkembangan pasar dan kondisi pertanian sebelum memutuskan penghentian sementara bansos beras 10 kg diakhiri.(*)




