KITAINDONESIASATU.COM – Harga Bitcoin mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah sempat melemah akibat sentimen penghindaran aset berisiko di pasar global.
Pada Senin (10/11) pukul 09.00 waktu Korea, harga Bitcoin tercatat 155,48 juta won atau sekitar Rp1,78 miliar di bursa kripto Bithumb, naik 1,52% dibanding 24 jam sebelumnya.
Dalam denominasi dolar, aset digital ini bergerak stabil di sekitar US$105.000 (sekitar Rp1,69 miliar).
Data CoinMarketCap menunjukkan Bitcoin diperdagangkan di US$104.613 (Rp1,68 miliar), menguat 2,29% dalam 24 jam terakhir. Altcoin besar seperti Ripple, Solana, dan Dogecoin juga mengalami kenaikan masing-masing sebesar 3,45%, 4,03%, dan 1,48%.
Sementara itu, premi kimchi — selisih harga Bitcoin antara pasar Korea dan luar negeri — menurun menjadi 1,73%, menandakan tekanan harga di pasar domestik mulai mereda. Sebagai perbandingan, pekan lalu indeks ini sempat menyentuh 4–5%.
Kenaikan Bitcoin kali ini diduga terpengaruh oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump.




