KITAINDONESIASATU.COM – Era kebangkitan mobil listrik terbang ditandai oleh kemajuan teknologi yang memungkinkan pesawat seperti Helix dan Model A bisa beroperasi secara baik dan aman.
Helix, dari Pivotal, adalah pesawat listrik yang dapat terbang secara vertikal dan dijadwalkan mulai beroperasi sebelum akhir 2025.
Sementara itu, Model A dari Alef Aeronautics, yang juga siap dipasarkan, menawarkan kemampuan lepas landas vertikal dan horizontal.
Kedua inovasi ini bertujuan untuk mengurangi waktu perjalanan dan meningkatkan efisiensi transportasi di perkotaan, dengan harapan menjadikan penerbangan lebih terjangkau dan ramah lingkungan.
Mobil terbang listrik memiliki beberapa keunggulan dibandingkan mobil konvensional:
Emisi Nol
Mobil terbang listrik tidak menghasilkan emisi gas buang, sehingga lebih ramah lingkungan.
Efisiensi Energi
Menggunakan energi listrik secara efisien, mengurangi pemborosan energi yang sering terjadi pada mesin pembakaran internal.
Biaya Rendah
Penggunaan listrik sebagai sumber daya lebih murah dibandingkan bahan bakar fosil, dan biaya pemeliharaan juga lebih rendah.
Kinerja Tinggi
Motor listrik memberikan akselerasi cepat dan responsif, meningkatkan pengalaman berkendara.
Fleksibilitas Pengisian
Dapat diisi daya di berbagai lokasi, termasuk rumah dan stasiun pengisian publik.
Meski demikian canggih, belum ada satu pun jaminan akan keselamatan mengendarai mobil listrik terbang.
Berikut masalah keamanan dan kenyamanan bagi perusahaan yang harus dipenuhi.
- Risiko paling buruk dari mobil listrik terbang mencakup, kecelakaan fatal jika komponen kendaraan tidak dirawat dengan baik, bisa jatuh dan menyebabkan cedera atau kematian di darat.
- Kebakaran dan ledakan akibat Baterai lithium-ion yang digunakan rentan terhadap kebakaran jika terjadi kerusakan, berpotensi menimbulkan bahaya besar.
- Terjadi paparan radiasi elektromagnetik, penggunaan baterai dapat menyebabkan paparan radiasi yang berpotensi mengganggu kesehatan jangka panjang bagi pengendara dan penumpang.
Risiko ini perlu diperhatikan seiring dengan pengembangan teknologi ini.*
