Meta sebelumnya menghadapi sejumlah proses hukum di Amerika Serikat mengenai dampak media sosial terhadap anak, sedangkan TikTok juga menghadapi gugatan terkait perlindungan pengguna muda.
Berbagai kesepakatan hukum di Amerika Serikat mendorong perusahaan teknologi memperkuat pembatasan penggunaan dan verifikasi usia. Namun, penerapan kebijakan tersebut berbeda berdasarkan wilayah dan ketentuan yang berlaku.
Larangan iklan TikTok oleh Meta menunjukkan bahwa persaingan platform digital semakin kompleks.
Bagi pengiklan, kebijakan ini berpotensi membatasi pilihan promosi, sementara pengguna dan kreator perlu mencermati perubahan strategi perusahaan yang dapat memengaruhi distribusi konten serta pemasaran digital.(*)





