KITAINDONESIASATU.COM – Kementerian Agama (Kemenag) menghadirkan solusi humanis…
Indeks Berita
Rekomendasi Wisata Embung di Indonesia
KITAINDONESIASATU.COM – Indonesia kaya akan destinasi wisata alam yang menenangkan,…
Profil Jay Idzes: “Manusia 10 Juta Euro” dari Indonesia!
KITAINDONESIASATU.COM – Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, resmi…
Sudah Unggul Dua Gol, Timnas Futsal U-16 RI Gagal Menang
KITAINDONESIASATU.COM – Timnas futsal U-16 Indonesia harus menelan…
Harga Minyakita Tergelincir di Rp 18.000/Liter, Cabai Orange Tembus Rp 100.000/Kg
Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Lebak melonjak dratis pada Rabu (24/12/2025). Minyak goreng Minyakita sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 15.700/liter, kini tembus Rp18.000 dari sebelumnya Rp 17.000/liter. Bahkan harga cabai orange bertengger dikisaran Rp 100.000/kg dari harga sebelumnya Rp 35.000/kg.
Desi salah seorang pembeli, mengaku terkejut dengan kenaikan harga bahan pokok yang dinilainya tidak sebanding dengan kondisi ekonomi saat ini.
“Harganya menurut saya lebih gila dari sebelumnya. Minyakita yag harganya jelas-jelas dibandrol Rp15.700, tapi di lapangan bisa mencapai Rp18.000 per liter,” kata Desi saat belanja di Pasar Sampay, Warunggunung, Kabupaten Lebak, Rabu.
Desi mengaku biaya pengeluaran rumah tangga semakin berat. “Keberatan banget, apalagi ekonomi lagi tidak baik-baik saja, banyak yang kehilangan pekerjaan. Tapi harga sembako malah melonjak,” katanya.
Selain Minyakita, lonjakan harga yang benar-benar membuat geleng kepala yaitu harga cabai orange yang melonjak hingga dua kali lipat. Di Pasar Badak, Pandeglang, harga cabai orange tembus Rp 100.000/kg, dari harga sebelumnya Rp 35.000/kg.
Aat pedagang di Pasar Badak mengatakan bahwa kenaikan harga tidak hanya terjadi pada cabai orange, tetapi juga sejumlah komoditas lainnya. “Yang paling telak naiknya yaitu harga cabai orange. Sebelumnya hanya Rp 35.000, sekarang sudah sampai Rp 100.000 per kilogram. Cabai merah besar juga naik, yang tadinya paling mahal Rp 40.000 sekarang bisa Rp 90.000 per kilogram,” katanya.
Selain cabai, lanjut Aat, harga komoditi bawang putih, kemiri, serta berbagai jenis sayuran seperti kentang, wortel, kol, dan bawang juga naik. Naiknya harga sayuran akibat gagal panen di sejumlah daerah. “Kol yang biasanya Rp 5.000 sekarang jadi Rp 10.000. Wortel dari Rp 10.000 menjadi Rp 20.000, karena harga beli juga mahal. Bawang juga naik dari Rp 7.000 menjadi Rp 12.000,” ujarnya.
Menurut Aat, lonjakan harga cabai orange disebabkan terganggunya pasokan dari luar daerah, terutama dari Sumatera. Banjir yang melanda sentra produksi cabai di wilayah tersebut membuat distribusi ke Pandeglang tersendat. “Pasokan cabai kebanyakan dari Sumatera. Sekarang lahannya kebanjiran, jadi pengiriman ke sini hampir tidak ada. Sementara kebutuhan lagi tinggi jelang Nataru,” jelasnya.
Kata Aat, kenaikan harga sudah terjadi sejak sepekan terakhir dan diperkirakan masih akan berlanjut hingga akhir tahun jika pasokan belum kembali normal. “Pembeli berkurang. Biasanya omzet sehari bisa Rp 1 juta, sekarang dapat Rp 300.000 susah,” tuturnya. (*)
Alarm Merah di KPK: Puluhan Pejabat Terendus Kekayaan Tak Masuk Akal
KITAINDONESIASATU.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap temuan…
Daftar Film Bioskop Terbaru yang Tayang Saat Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026
KITAINDONESIASATU.COM – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 menjadi…
Legenda Off-Road Terlahir Kembali: Performa Buas Jeep Rubicon 2025
KITAINDONESIASATU.COM – Jeep resmi memperkenalkan New Wrangler Rubicon…
Minuman Pororo untuk Usia Berapa? Orang Tua Jangan Salah Yaa
KITAINDONESIASATU.COM – Minuman Pororo sering menjadi pilihan orang tua karena…
Tak Terima Merah Putih Dihina, RI Ambil Langkah Tegas ke Pemerintah Inggris
KITAINDONESIASATU.COM – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI angkat…
Pemkot Serang Desak Pemkab Serang Segera Serahkan Kantor Damkar
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang agar segera menyerahkan aset Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Serang. Lahan tersebut bakal dijadikan kantong parkir untuk memenuhi kebutuhan fasilitas penunjang di kawasan Royal Baroe, Kota Serang.
Hyundai Gebrak Pasar 2025: Performa New Creta N-Line Turbo Makin Gahar
KITAINDONESIASATU.COM – Hyundai resmi memperkuat dominasinya di segmen…
Nonton Mencintai Ipar Sendiri Tapi Bukan LK21, Lengkap Pemain, Jadwal Tayang dan Sinopsis Cerita
KITAINDONESIASATU.COM – Sinetron Mencintai Ipar Sendiri menjadi salah…
Link Nonton Made In Korea Episode 1 & 2 Sub Indo
KITAINDONESIASATU.COM – Drama Korea terbaru Made In Korea resmi tayang…
Buka Pintu Investor, Tiga RDTR Kota Bogor Masuk Jalur
Asistensi Hasil Perbaikan RDTR Kota Bogor yang membahas percepatan penyusunan tiga Wilayah Perencanaan. (Kis/ist)
Hari Ini Puncak Mudik Nataru: Truk Sumbu 3 Dilarang Melintas di Tol
KITAINDONESIASATU.COM – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri…
TRAGIS! Truk Tronton Tabrak Pemotor di Depan SPBU Driyorejo Gresik, Begini Kronologinya
KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di…
Daftar Makanan yang Dilarang Saat Kreatinin Tinggi
KITAINDONESIASATU.COM – Kreatinin tinggi sering menjadi tanda awal adanya gangguan…
Panduan Lengkap Jadwal Misa Natal 2025 di Jakarta: Informasi Per Wilayah
KITAINDONESIASATU.COM – Perayaan Natal 2025 di DKI Jakarta…
Balai Besar BPOM Serang Tutup 18 Apotek di Banten
Selama 2025, sebanyak 32 apotek yang tergoong bandel mendapat tindakan dari Balai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Serang. Puluhan apotek tersebut melanggar ketentuan dan standar kefarmasian.
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
