Tambrin juga membenarkan kalau korban adalah siswa di SMP Negeri 1 Cabangbungin. Namun ia belum mendapatkan informasi siswa dari sekolah mana yang terlibat tawuran dengan anak didiknya tersebut.
“Iya bang betul itu anak didik kami, inisial F kelas 8 di SMPN 1 Cabangbungin, korban mengalami luka di leher akibat bacokan senjata tajam, kata Tambrin, Jumat (6/9/24) malam
Tambrin mengaku menyayangkan peristiwa tersebut, padahal di sekolahnya kerap mensosialisasikan terkait bahaya dan dampak negatif aksi tawuran pelajar.
“Ini sebagai pelajaran yang sangat miris anak kita meninggal dunia diduga akibat tawuran. Semoga polisi cepat mengungkap adanya peristiwa ini dan orang tua korban diberi ketabahan,” ungkapnya.
Sementara itu, jajaran Polsek Cabangbungin bersama tim inavis Polres Metro Bekasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara tewasnya pelajar SMP tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak polsek Cabangbungin maupun Polres Metro Bekasi. (Eka Jaya Saputra)
