Menurut informasi yang dihimpun, pabrik tersebut sudah beroperasi lama dan diduga kuat telah memasok ekstasi ke berbagai wilayah di Indonesia. BNN kini tengah mendalami keterkaitan pabrik ini dengan jaringan narkoba internasional yang lebih luas.
Selain mengamankan para tersangka, BNN juga akan melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap siapa saja pihak-pihak lain yang terlibat, baik dari kalangan penyedia bahan baku maupun jaringan distribusi ekstasi yang lebih besar.
Kepala BNN Provinsi Banten, Brigjen Rohmad Nursahid membenarkan informasi tersebut, namun dirinya masih belum memberikan keterangan resmi terkait detail lebih lanjut mengenai hasil operasi tersebut.
“Kami sedang kembangkan. Nanti kami undang rekan-rekan media besok,” kata Rohmad kepada wartawan.
Rohmad mengatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Banten dan sekitarnya. (jm)
