KITAINDONESIASATU.COM- TIM SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.
Kelima jurnalis tersebut dilaporkan hilang saat hendak meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Operasi pencarian dilakukan dengan menyisir sejumlah wilayah perairan yang diduga menjadi lokasi terakhir rombongan.
“Namun hingga penyisiran berakhir, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan kapal. Maupun delapan orang yang masih dalam pencarian,,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad
TIM SAR gabungan memperluas area pencarian untuk meningkatkan peluang menemukan kelima jurnalis tersebut.
TIM SAR gabungan juga membagi personel ke sejumlah Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas cakupan penyisiran.
Pembagian SRU dilakukan untuk memperluas cakupan pencarian di wilayah perairan.
Tim menggunakan sejumlah sarana pencarian, termasuk kapal untuk menyisir area laut.
Kondisi aktivitas Gunung Anak Krakatau menjadi salah satu faktor yang diperhatikan selama operasi.
Tim SAR harus mempertimbangkan keselamatan personel saat melakukan penyisiran di sekitar kawasan gunung.
TIM SAR Gabungan Sisir Perairan Anak Krakatau
Hingga perkembangan terbaru, lima jurnalis tersebut masih belum ditemukan. Pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan.





