KITAINDONESIASATU.COM – Tawuran remaja kembali menjadi persoalan serius di Jakarta. Sepanjang 2026, sedikitnya empat orang meninggal dunia dalam sejumlah aksi tawuran yang terjadi di berbagai wilayah Ibu Kota.
Korban tidak hanya berasal dari satu kawasan. Kasus tawuran maut tercatat terjadi di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara hingga Jakarta Pusat. Polanya pun beragam, mulai dari bentrokan antarkelompok hingga aksi yang melibatkan senjata tajam.
Dilansir dari berbagai sumber, kasus pertama terjadi di Jalan Mayjen Sutoyo, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, pada 10 Februari 2026. Seorang remaja menjadi korban dalam tawuran dan sempat mendapatkan perawatan sebelum akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Polri Kramat Jati pada 13 Februari.
Polisi kemudian mengamankan 16 anak yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Dari penyelidikan awal, aparat juga menemukan adanya indikasi rencana tawuran balasan antarkelompok.
Kematian kembali terjadi di Pancoran, Jakarta Selatan. Tawuran antargeng di Jalan Rawajati Timur Raya pada 14 Juni menewaskan seorang pelajar berinisial MFR.





