Berita UtamaNews

Tawuran Jakarta Makan Korban, 4 Nyawa Melayang Sepanjang 2026

×

Tawuran Jakarta Makan Korban, 4 Nyawa Melayang Sepanjang 2026

Sebarkan artikel ini
tawuran
Ilustrasi tawuran makan korban jiwa.

Polisi menyebut bentrokan melibatkan sejumlah kelompok remaja yang saling berhadapan dan menggunakan senjata tajam. Dalam kasus tersebut, empat orang diamankan, termasuk tiga anak yang berhadapan dengan hukum.

Sebulan kemudian, tawuran maut terjadi di kawasan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Remaja berinisial RM, 19, meninggal setelah mengalami luka bacok dalam bentrokan pada 27 Juli.

Dalam peristiwa itu, satu korban lainnya juga mengalami luka. Polisi menyebut bentrokan bermula setelah sekelompok remaja berkumpul dan kemudian melakukan penyerangan terhadap kelompok lain.

Kasus terbaru yang menambah daftar korban terjadi di kawasan Stasiun Rajawali, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Tawuran tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia. Polisi kemudian menangkap lima orang yang diduga terlibat, dengan tiga di antaranya masih di bawah umur.

Jika empat kasus tersebut dihimpun, sedikitnya empat nyawa telah melayang akibat tawuran di Jakarta sepanjang 2026.

Namun, angka tersebut belum tentu menggambarkan keseluruhan persoalan. Sebab, terdapat pula sejumlah kasus kekerasan antarremaja yang diduga berkaitan dengan tawuran, tetapi status penyebab kematiannya masih memerlukan penjelasan lebih lanjut.

Salah satunya adalah kasus pelajar berinisial B, 18, yang meninggal setelah tertabrak kendaraan di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, pada 1 Juli. Polisi menyebut korban diduga berlari bersama teman-temannya setelah tawuran, tetapi keluarga membantah korban terlibat tawuran dan menyatakan kematian terjadi akibat kecelakaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *