KITAINDONESIASATU.COM – Dominasi Avatar: Fire and Ash di layar lebar kian tak terbendung. Film terbaru garapan James Cameron ini sukses mencetak pendapatan global fantastis sebesar US$450 juta atau setara Rp7,54 triliun hanya dalam waktu satu Minggu penayangan di bioskop seluruh dunia.
Capaian tersebut ditopang oleh pendapatan domestik Amerika Utara sebesar US$119 juta atau setara Rp1,99 triliun, sementara pasar internasional menyumbang angka mencengangkan hingga US$331 juta atau setara Rp5,55 triliun.
Pada 23 Desember 2025, laju pendapatan film ini kembali melonjak dengan tambahan US$16,5 juta dari bioskop Amerika Utara dan US$34,3 juta dari pasar global hanya dalam satu hari. Performa ini membuat Avatar: Fire and Ash diprediksi mengantongi US$75–80 juta selama periode libur panjang, sekaligus mengamankan posisi puncak box office Amerika Utara.
Meski harus bersaing dengan film-film baru seperti Marty Supreme produksi A24 yang dibintangi Timothée Chalamet, drama musikal Song Sung Blue, serta film Anaconda, dominasi Avatar tetap sulit digoyang.
Namun persaingan ketat juga datang dari film animasi Disney Zootopia 2, yang hingga kini telah meraup pendapatan global fantastis mencapai US$1,3 miliar atau sekitar Rp21,79 triliun.
Dari angka tersebut, US$993 juta berasal dari pasar internasional. Film keluarga ini bahkan melesat jauh melampaui capaian film pertamanya dan siap mencatat sejarah sebagai film animasi kedua setelah Inside Out 2 yang menembus US$1 miliar dari pasar luar Amerika Serikat.
Tak hanya berjaya di pasar global, Avatar: Fire and Ash juga mencetak rekor di Indonesia. Film ini dilaporkan telah meraup pendapatan Rp93,9 miliar hanya dalam Minggu pertama penayangan, menjadikannya film Hollywood dengan pembukaan terbesar di Indonesia sepanjang 2025. (*)

