KITAINDONESIASATU.COM – Jauh sebelum dikenal sebagai penyanyi dengan gaya khas dan jargon “cetar membahana”, Syahrini pernah berada di fase ketika dunia televisi belum menjadi bagian dari kehidupannya.
Saat itu, target Syahrini ternyata sederhana. Ia hanya ingin memiliki album sendiri dan melihat wajahnya terpampang di toko kaset maupun CD.
Syahrini pernah mengungkapkan bahwa keinginan menjadi penyanyi sudah muncul sejak masih kuliah. Ia membayangkan suatu hari bisa melihat dirinya berada di antara deretan penyanyi yang menghiasi toko musik.
“Gimana caranya muka saya ada di toko-toko kaset karena kan dulu kaset dan CD,” kata Syahrini saat mengenang impiannya.
Mimpi tersebut kemudian mulai diwujudkan dengan mengumpulkan materi lagu. Album perdana bertajuk My Lovely akhirnya dirilis pada 2008 dan berisi 10 lagu.
Salah satu lagu dalam album tersebut adalah Tatapan Cinta yang sebelumnya menjadi lagu tema film Coklat Stroberi. Album itu turut melibatkan sejumlah pencipta lagu, di antaranya Dewiq dan Yovie Widianto.
Menariknya, Syahrini mengaku pada masa awal karier belum pernah membayangkan dirinya bakal sesibuk itu di dunia hiburan. Fokusnya ketika itu hanya bagaimana album pertamanya benar-benar terwujud.
Dari album tersebut, perjalanan Syahrini perlahan berkembang. Namanya kemudian semakin dikenal setelah berduet dengan Anang Hermansyah dan melahirkan sejumlah lagu yang populer.
Bertahun-tahun kemudian, perjalanan karier Syahrini memasuki babak berbeda. Setelah menikah dengan Reino Barack, Syahrini lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga dan akhirnya vakum dari panggung hiburan selama sekitar enam tahun.
Syahrini mengungkapkan masa vakum tersebut diisi dengan fokus kepada suami, keluarga, kehamilan, hingga membesarkan anak. Ia kemudian mulai kembali ke dunia hiburan pada 2026.
Comeback itu ditandai dengan dirilisnya single Kau yang Utama pada 7 Agustus 2026. Lagu tersebut ditulis Dee Lestari dan dikomposeri sekaligus diproduseri Andi Rianto.
Syahrini kemudian kembali tampil di layar kaca dalam perayaan HUT ke-36 SCTV pada Agustus 2026. Ia mengaku senang bisa kembali bernyanyi dan bertemu penggemar setelah lama meninggalkan panggung.
“Bersyukur akhirnya bisa kembali lagi berkarya, bisa ketemu lagi teman-teman media, terus silaturahmi lagi dengan teman-teman di industri musik,” ujar Syahrini.
Namun, kembalinya Syahrini bukan berarti ia akan kembali menjalani pola karier seperti sebelum menikah. Ia menegaskan porsi aktivitasnya kini berbeda karena sudah memiliki keluarga dan anak.
“Eksistensi hari ini pasti porsinya berbeda. Sekarang kan ada anak, ada keluarga. Pastinya juga beda porsinya, nggak kayak seperti dulu. Menyesuaikan aja,” tuturnya.
Perjalanan comeback itu berlanjut. Syahrini dijadwalkan tampil di Pestapora 2026 pada Minggu, 27 September 2026 di Gambir Expo dan Hall D2 JIEXPO Kemayoran, Jakarta.
Festival Director Pestapora, Kiki Aulia Ucup mengungkapkan, pihaknya bahkan membutuhkan waktu sekitar empat tahun untuk membujuk Syahrini agar bersedia tampil. Kepastian tersebut baru diperoleh sekitar Mei atau Juni 2026.
Kini, Syahrini kembali berada di panggung hiburan. Namun ada perbedaan besar dibanding masa awal ketika ia hanya mengejar satu mimpi: membuat album pertama dan melihat wajahnya terpampang di toko kaset.
Dulu ia mengejar panggung. Kini, setelah menikah dan memiliki anak, ia kembali ke panggung dengan porsi yang ia sebut harus menyesuaikan keluarga. (*)





