KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Prabowo Subianto batal menghadiri agenda Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Sabtu (1/8/2026) malam. Pembatalan kehadiran Kepala Negara ini mengonfirmasi perubahan agenda mendadak pada acara pembuka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut.
Meski Presiden tidak dapat hadir secara langsung di lokasi, rangkaian acara keagamaan dan kebangsaan di Silang Monas tetap berjalan khidmat sesuai jadwal. Puluhan ribu masyarakat yang telah berdatangan sejak sore hari tetap memadati area lapangan untuk melangsungkan zikir serta doa bersama demi keselamatan dan kemajuan bangsa.
Sejumlah pejabat tinggi negara, ulama, dan pimpinan lembaga pemerintah yang hadir tetap mendampingi jalannya agenda hingga selesai. Jemaah antusias mengikuti pembacaan salawat Nabi Muhammad SAW yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.
Pengawalan dan pengaturan arus lalu lintas dari petugas gabungan TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan di sekitar kawasan Medan Merdeka juga berjalan ketat untuk mengantisipasi kepadatan massa.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan salam hormat dari Presiden Prabowo yang tidak bisa hadir karena ada tugas mendadak. Kendati demikian, panitia memastikan seluruh rangkaian doa kebangsaan menyambut bulan kemerdekaan tetap berlangsung kondusif.





