Berita UtamaDaerahNews

Pinjaman Rp3,4 Triliun Pemprov Jabar Belum Final, Begini Penjelasan Sekda Herman Suryatman

×

Pinjaman Rp3,4 Triliun Pemprov Jabar Belum Final, Begini Penjelasan Sekda Herman Suryatman

Sebarkan artikel ini
pinjaman Jabar
Ilustrasi pinjaman Jabar (Magnifc/jcomp)

Ia juga menilai kondisi fiskal Jawa Barat masih memiliki kapasitas yang relatif kuat. Dari total kapasitas fiskal sekitar Rp30 triliun, PAD disebut mencapai kurang lebih Rp19 triliun atau sekitar 63 persen.

“Kita kan kemandirian 63 persen. PAD kita kan Rp19 triliun dari kapasitas fiskal Rp30 triliun. Jadi relatif baik kapasitas fiskal kita,” ujarnya.

Selain kemampuan pendapatan, kualitas pengelolaan anggaran juga menjadi perhatian. Herman menyebut Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Jawa Barat saat ini berada pada angka 87,3.

“Yang harus dijaga adalah kaidah-kaidahnya. Salah satu kaidah dalam pengelolaan keuangan daerah adalah indeks pengelolaan keuangan daerah. Hari ini indeks pengelolaan keuangan daerah Jawa Barat 87,3,” kata Herman.

Pinjaman Disebut Hanya Instrumen Pembiayaan

Herman juga menanggapi anggapan bahwa rencana pembiayaan melalui PT SMI menunjukkan pengelolaan keuangan daerah yang buruk.

Ia menegaskan pinjaman merupakan salah satu instrumen pembiayaan yang dapat digunakan pemerintah daerah. Realisasinya tetap bergantung pada kondisi keuangan dan perkembangan pembahasan.

“Pinjaman daerah itu kan hanya alat saja. Faktanya bisa lanjut, bisa sebagian, bahkan bisa tidak, tergantung perkembangan yang sedang dicermati dan didalami,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *