Berita UtamaNews

Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Memasuki Hari Ketiga, Warga Ikut Bergerak

×

Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Memasuki Hari Ketiga, Warga Ikut Bergerak

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Tim SAR mencari 7 jurnalis yang hilang di perarain selat Sunda.
Ilustrasi Tim SAR mencari 7 jurnalis yang hilang di perarain selat Sunda. (Dok. Aktulita)

KITAINDONESIASATU.COM – Misteri hilangnya rombongan jurnalis di perairan Selat Sunda memasuki hari ketiga pencarian. Warga pesisir Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, ikut turun tangan membantu mencari rombongan jurnalis yang kehilangan kontak ketika tengah meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).

Koordinator warga pesisir, Irvan Kipong, mengatakan keterlibatan masyarakat merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap operasi kemanusiaan.

Pada Kamis (10/9) pagi, tim dari Ujung Kulon Adventure bersama masyarakat pesisir berencana menyisir sejumlah wilayah perairan di sekitar Pulau Panaitan.

“Hari ini, Kamis (10/9) pukul 07.00 WIB, kami dari kru Ujung Kulon Adventure insya Allah akan menyisir perairan wilayah Panaitan, wilayah Selat Sunda,” ujar Irvan.

Pencarian difokuskan pada sejumlah titik penting di sekitar perairan Pulau Panaitan yang berbatasan langsung dengan Selat Sunda.

Tim kapal lokal bersama masyarakat pesisir juga akan memperluas jangkauan pencarian. Medan perairan yang cukup menantang membuat operasi tersebut harus dilakukan dengan penuh kewaspadaan.

“Semoga pencarian kita ini menyisir ke area Pulau Panaitan membuahkan hasil ada titik terang,” kata Irvan.

Ia menegaskan, pencarian yang dilakukan masyarakat tetap dikoordinasikan dengan pihak berwenang agar operasi dapat berjalan secara terarah.

Di sisi lain, Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Banten melanjutkan operasi pencarian memasuki hari ketiga sejak Kamis pagi.

Kondisi cuaca pada pagi hari disebut lebih bersahabat. Namun, situasi laut diperkirakan berubah ketika memasuki siang hingga sore.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan angin dan gelombang laut dipantau semakin menguat menjelang siang dan sore. Tinggi gelombang di wilayah tersebut tercatat berkisar 1 hingga 2 meter.

Tim SAR gabungan kini memperluas pencarian hingga sekitar 20 nautical mile dari titik tengah Anak Gunung Krakatau.

Area pencarian juga digeser ke sisi utara dengan tetap berada di sekitar kawasan Anak Gunung Krakatau. Perubahan pola pencarian tersebut dilakukan berdasarkan perhitungan arus laut, pergerakan gelombang, serta arah angin.

Warga dan tim SAR kini berpacu dengan kondisi laut untuk menemukan titik terang keberadaan rombongan jurnalis yang hingga kini masih dalam pencarian. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *