KITAINDONESIASATU.COM – Kerusuhan Nepal, aksi Gen-Z, dan isu korupsi memicu pelarian 1.500 tahanan dari berbagai penjara Nepal. Simak fakta lengkapnya di sini.
Lebih dari 1.500 tahanan berhasil kabur saat kerusuhan besar yang dipimpin Gen-Z mengguncang Nepal.
Di tengah aksi protes terhadap larangan media sosial dan isu korupsi, ratusan narapidana dilaporkan meloloskan diri dari sejumlah penjara Nepal.
Menurut laporan WION, para napi kabur dari tujuh penjara besar di Nepal, dan jumlahnya diperkirakan terus bertambah. Pemerintah mengumumkan jam malam serta pembatasan media sosial guna mengendalikan situasi yang kian panas.
Dua hari setelah pecahnya bentrokan di Nepal, laporan menyebut lebih dari 1.500 tahanan memanfaatkan kekacauan untuk melarikan diri.
Mereka kabur dari tujuh penjara Nepal: Penjara Rautahat (Gaur), Bajhang, Jaleswar, Jumla, Tulsipur, Kailali, hingga Penjara Pusat Kathmandu.
Kerusuhan yang dipicu generasi Gen-Z ini menyoroti lemahnya keamanan media sosial dan masalah korupsi di negara tersebut.
Menurut laporan Republica, 36 narapidana di Kotamadya Chandaath-6, Jumla berhasil kabur setelah menyerang sipir penjara dengan tongkat kayu pada Rabu tengah malam.

