Berita Utama

Mensesneg Tekankan Seleksi SMA Taruna Nusantara Harus Bersih dan Tak Ada Titipan

×

Mensesneg Tekankan Seleksi SMA Taruna Nusantara Harus Bersih dan Tak Ada Titipan

Sebarkan artikel ini
taruna2
Siswa Taruna SMA Nusantara dalam suatu kegiatan usai kegiatan belajar mengajar. (Foto: SMA TN)

KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang juga Wakil Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) menegaskan bahwa proses seleksi penerimaan siswa baru di SMA Taruna Nusantara harus dilaksanakan secara adil, bersih, transparan, dan tanpa ada titipan.

“Saya ingin menegaskan kembali bahwa sesuai arahan Bapak Presiden, seluruh proses seleksi di SMA Taruna Nusantara, mulai dari pendaftaran hingga pengumuman hasil, harus benar-benar bersih, bebas biaya apapun dan tanpa adanya titipan,” ujar Pratikno dikutip Minggu (27/4/2025). “Tidak boleh ada pihak manapun yang memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan praktik-praktik yang tidak terpuji.”

Mensesneg menekankan bahwa SMA Taruna Nusantara adalah sekolah yang didirikan dengan tujuan mulia untuk mencetak calon-calon pemimpin bangsa yang berkualitas dan berintegritas. Oleh karena itu, proses seleksinya harus menjamin kesempatan yang sama bagi seluruh putra-putri terbaik bangsa dari berbagai latar belakang ekonomi.

Prasetyo Hadi meminta kepada seluruh panitia seleksi di 39 unit Layanan Universitas Terbuka untuk menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Saat ini sedang dilaksanakan test akademik, psikotest dan kesamaptaan jasmani.

“Hal ini sebagai wujud penggabungan kemampuan akademik, kemampuan mental serta kemampuan kesehatan, karena SMA Taruna Nusantara memang diharapkan dapat mendidik generasi penerus bangsa yang unggul secara intelektual, mental kepribadian dan tentunya unggul secara kesehatan,” ujar dia.

Mengenai pemilihan Universitas Terbuka sebagai lokasi seleksi, Prasetyo menyebutkan bahwa faktor jangkauan dan kesiapan teknis menjadi pertambangan utama. “Semua peserta harus bersaing secara adil, berdasarkan kompetensi yang dimiliki,” tegas Prasetyo.

Untuk informasi, SMA Taruna Nusantara kini memiliki tiga kampus asrama di Magelang, Cimahi, dan Malang, yang masing-masing berkomitmen untuk mencetak generasi muda berkarakter, berintegritas, dan berdaya saing tinggi.

Lulusan SMA Taruna Nusantara banyak yang diterima di Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAU) dan perguruan tinggi negeri (PTN) maupun kampus di luar negeri ternama. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *