KITAINDONESIASATU.COM – PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk memiliki direktur utama baru, Dian Siswarini. Ya, Dian terpilih hasil dari RUPST (Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan) yang digelar Selasa, 27 Mei 2025.
Dian Siswarini menggantikan Direktur Utama PT Telkom sebelumnya, Ririek Adriansyah. Ririek telah menjabat jadi orang nomor satu di Telkom sejak 24 Mei 2019.
Sepak terjang Dian Siswarini di perusahaan telekomunikasi bukan hal baru. Ia pernah menjabat sebagai CEO XL Axiata pada 2015 dan mengundurkan diri pada 2024.
Dian Siswarini adalah salah satu nama besar di industri telekomunikasi Indonesia, dikenal luas sebagai sosok perempuan tangguh yang pernah menduduki posisi puncak sebagai Chief Executive Officer (CEO) PT XL Axiata Tbk.
Kepemimpinannya di salah satu operator telekomunikasi terbesar di Indonesia ini telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan perusahaan dan industri secara keseluruhan.
Lulusan Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) ini memulai karirnya di dunia telekomunikasi sejak tahun 1996. Perjalanan profesionalnya di XL Axiata sangat panjang dan penuh dedikasi, menempati berbagai posisi strategis sebelum akhirnya dipercaya memegang kendali penuh sebagai CEO.
Di bawah kepemimpinannya, XL Axiata berhasil melakukan berbagai transformasi dan inovasi, menghadapi tantangan persaingan ketat di pasar telekomunikasi. Ia dikenal dengan gaya kepemimpinan yang strategis, berorientasi pada pertumbuhan, dan mampu mendorong efisiensi perusahaan.
Dian Siswarini tidak hanya menjadi inspirasi bagi banyak profesional, terutama kaum perempuan, namun juga membuktikan bahwa kepemimpinan perempuan memiliki peran krusial dalam memajukan sektor teknologi dan telekomunikasi di Indonesia. Kontribusinya telah membawa XL Axiata mencapai berbagai pencapaian penting selama masa jabatannya.
Sebelumnya SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom Ahmad Reza mengumumkan susunan Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Telkom. Komisaris utama Angga Raka Prabowo Yohanes Surya, komisaris; Rizal Mallarangeng, Deswandhy Agusman, Ismail, Ossy Dermawan, Rionald Silaban dan Silmi Karim.
Selain itu, Direktur Utama Dian Siswarini dan Wakil Direktur Utama Muhammad Awaluddin.

