KITAINDONESIASATU.COM – Kasus dugaan penculikan atlet golf putri, Jesslyn Wijaya Lay, memasuki babak baru. Laporan yang sebelumnya dilayangkan ke Polres Metro Jakarta Pusat kini resmi dicabut oleh pelapor, memunculkan tanda tanya baru terkait kasus yang sempat menjadi sorotan publik.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengungkapkan bahwa pelapor mendatangi kantor polisi pada Minggu (19/7) untuk mengajukan pencabutan laporan secara resmi.
Menurut Roby, pelapor berinisial NA memutuskan menarik laporannya karena merasa tidak memiliki hubungan keluarga dengan Jesslyn Wijaya Lay dan tidak menyaksikan langsung dugaan peristiwa yang dilaporkan.
“Pelapor atas nama NA melayangkan pencabutan karena yang bersangkutan merasa bukan keluarga dan tidak melihat langsung,” ujar Roby, Rabu (22/7).
NA diketahui hanya berstatus sebagai teman Jesslyn. Atas dasar itu, ia menilai tidak memiliki kapasitas maupun pengetahuan langsung mengenai kejadian yang dilaporkannya kepada polisi.
Meski laporan telah dicabut, penyelidikan kepolisian belum sepenuhnya berhenti. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak untuk memastikan kronologi sebenarnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Jesslyn diketahui meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur pada Selasa (14/7), sehari setelah dugaan penculikan dilaporkan terjadi. Ia berangkat bersama dua orang lainnya, termasuk sang ayah, sebagaimana tercantum dalam manifes penerbangan yang telah diperoleh penyidik.
Hingga kini, polisi masih mengundang kedua orang yang ikut bepergian bersama Jesslyn, termasuk ayahnya, untuk dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut.
Di sisi lain, aparat juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, proses penyelidikan menghadapi kendala karena lokasi yang disebut sebagai tempat kejadian ternyata tidak dilengkapi kamera CCTV, sehingga rekaman yang dapat mengungkap fakta di lapangan tidak tersedia. (*)





