Berita Utama

Lagi, Puluhan Pelajar di Bandung Barat Keracunan Akibat Program MBG

×

Lagi, Puluhan Pelajar di Bandung Barat Keracunan Akibat Program MBG

Sebarkan artikel ini
racun 1
puluhan pelajar di bandung barat kembali keracunan makanan dari program mbg. -instagram info bandung kota-

KITAINDONESIASATU.COM – Kasus keracunan massal yang diduga akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Pada Rabu (24/9/2025), puluhan pelajar SMK, kembali menjadi korban. Kasus ini merupakan yang ketiga kalinya terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah tersebut, dan kali ini menimpa siswa di SMK Karya Perjuangan.

Menurut data terkini, total korban keracunan di Kecamatan Cipongkor kini hingga Rabu siang telah mencapai 411 pelajar, di mana 47 di antaranya masih dirawat di rumah sakit. Para korban mengalami gejala umum seperti mual, muntah, pusing, dan sesak napas.

Dugaan sementara, penyebab keracunan ini adalah makanan yang sudah basi. Pihak berwenang menduga ada kelalaian dalam proses pengolahan, di mana makanan dimasak terlalu dini dan dibagikan dalam kondisi yang sudah tidak layak konsumsi. Sampel makanan dan muntahan para korban telah dibawa ke laboratorium untuk diuji lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti keracunan ini.

Atas kejadian ini, Badan Gizi Nasional (BGN) telah menghentikan sementara operasional dapur penyedia makanan di lokasi kejadian. Pihak kepolisian juga sedang melakukan penyelidikan untuk mengusut tuntas kasus keracunan yang terus berulang ini.

Terkait kasus yang terjadi di wilayahnya, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail yang juga adik ipar aktor Raffi Ahmad menetapkan kasus siswa keracunan MBG di Cipongkor sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Penetapan status KLB dilakukan setelah korban kasus keracunan MBG di Kecamatan Cipongkor sejak Senin (22/9) hingga Rabu pagi mencapai 411 pelajar jejang PAUD hingga SMA/SMK sederajat.

Dari 411 orang itu, 47 orang masih menjalani rawat inap dan 364 orang menjalani rawat jalan di beberapa lokasi, yakni RSUD Cililin, Puskesmas Cipongkor, GOR Kecamatan Cipongkor, dan RSIA Anugrah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *