Namun, pernyataan dan keterlibatannya langsung disambut dengan ketidakpuasan dari berbagai pihak di Norwegia.
Haaland dianggap mengecewakan
Inger Lise Hansen, perwakilan dari Actis—kelompok advokasi yang fokus pada kebijakan dan pencegahan penyalahgunaan zat—mengatakan kepada surat kabar Dagbladet bahwa langkah Haaland sangat membingungkan dan mengecewakan.
“Seseorang yang selalu dikenal peduli pada masalah kesehatan dan kebugaran seperti dia, tiba-tiba memilih menjadi wajah promosi merek alkohol. Ini terasa aneh, terutama karena saat ini ia juga mewakili Norwegia, di mana iklan alkohol adalah tindakan yang melanggar hukum,” ujarnya.
Hansen menegaskan bahwa masalah utamanya bukanlah apakah orang boleh minum bir saat menonton sepak bola atau tidak.
“Masalahnya adalah ketika pahlawan olahraga negara kita membantu mempromosikan produk yang terbukti dapat menimbulkan bahaya kesehatan dan risiko sosial, terutama bagi kelompok yang rentan,” tambahnya.
Kritik serupa juga disampaikan oleh Hanne Cecilie Widnes dari organisasi anti-narkoba sukarela IOGT.
Ia menyebutkan bahwa sangat disayangkan melihat idola jutaan anak muda di negara Nordik tersebut terlibat dalam promosi alkohol.

