KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Indonesia saat ini tidak memerlukan bantuan pendanaan dari Dana Moneter Internasional (IMF). Pernyataan IMFtersebut disampaikan Purbaya usai bertemu dengan Managing Director IMF, Kristalina Georgieva, di Washington DC, Amerika Serikat.
Purbaya menjelaskan bahwa kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih dalam posisi yang sangat solid. Pemerintah memiliki bantalan fiskal yang cukup besar melalui Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang mencapai Rp420 triliun.
Cadangan dana yang parkir di perbankan dan Bank Indonesia tersebut dinilai lebih dari cukup untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional tanpa harus bergantung pada utang baru dari lembaga internasional.
Menurut Purbaya, pihak IMF sempat merasa heran dengan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah tingginya ketidakpastian global, terutama akibat konflik di Timur Tengah.
Ia menjelaskan bahwa percepatan ekonomi di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang didukung oleh perubahan kebijakan sejak akhir tahun lalu, telah berhasil meredam dampak guncangan harga minyak dunia.
Dengan fundamental yang kuat, Indonesia memilih untuk tetap mandiri dalam mengelola kebijakan fiskal dan menghadapi risiko pasar global di masa depan.(*)

