KITAINDONESIASATU.COM – Jika Persebaya dan Persik Kediri meraih poin penuh satu lagi tim asal Jatim Arema gagal meraih kemenengan, dengan mengajak tamunya Bahayangkara FC berbagi satu poin dengan skor imbang 2-2, Sabtu (10/10/2026).
Duel yang digelar di Stadion Kanjuruhan pada sore hari Singo Edan tak mampu memberikan permainan lebih kecuali berbagai poin dengan tamunya Bhayangkara FC setelah tertinggal terlebih dahulu dua gol di babak pertama.
Setelah tertinggal dua gol di babak pertama Arema FC akhirnya mampu bangkit hingga mengejar ketertinggalan dari tamu ya dengan berhasil menyarangkan dua gol dari Marcos Vinicius Silvestre Gapar dimenit ke-52 dan Oluwasegun Samuel Otusanya kembali menggandakan kemenangan kedudukan berubah imbang 2-2.
Sementara dua gol pembuka dan gol di babak pertama dari Bhayangkara FC berhasil diciptakan dari dua pemain andalannya masing-masing Matias Ocampo menit ke-15 dan hasil tendangan Milan Ristovski berhasil disarangkan pada menit ke-31.
Meski bermain di kandang sendiri berdasarkan catatan statistik Arema FC gagal memenangi permainan terbukti Singo Edan hanya mampu menguasai bola hingga 49 persen lebih kecil dari Bhayangkarang FC dengan 51 persen penguasaan bola.
Begitu juga dengan total tembakan yang mengarah ke gawan Bhayangkara FC mampu menciptakan 7 peluang dari total tembakan 15 kali sementara Arema FC hanya 4 peluang dari total tembakan 10 tembakan keduanya berhasil menyarangkan dua gol.
Begitu juga dengan akurasi Arema juga tercatat kalah dari Bhayangkara FC yang mencapai akurasi tembakan hingga 64 persen, sementara Singo Edan tingkat akurasinya mencapai 57 persen.
Dalam laga ini jalannya pertandingan di babak kedua menjadi sorotan para penggemar Arema FC, terjadi sejumlah pergantian pemain dengan masuknya Akhan Fikri menggantikan Hansamu Yama Pranata untuk menambah opsi permainan tuan rumah.
Terbukti usai terjadinya pergantian komposisi pemain, diikuti terjadinya peningkatan tekanan hingga Marcos Vinicius pada menit ke-52 menerima assist dari Raianderson dan Costa Morais hingga merubah kedudukan dan memperkecil ketertinggalan skor berubah menjadi 1-2.
Setelah berhasil menyarangkan satu gol, Arema FC semakin agresif hingga mampu meningkatkan intensitas tekanan terjadap pertahanan lawan Bhayangkara FC, hingga delaman menit kemudian terjadi peristiwa dramatis gol kedua.
Di menit ke-52 momentum dramatis kembali berlanjut di tim Arema hingga terjadinya gol yang diciptakan Oluwasegun Samuel Otusanya melalui umpan Marcos Binicius mampu merubah kedudukan dengan hasil imbang 2-2.
Setelah gol terjadi 2-2 pertandingan kembali terbuka keduanya saling merespon serangan dan berbagai upaya tekanan di kedua pertahanan tim yang kokoh tak terkalahkan, dua pemain Bhayangkaran Firza Andika dan Anton Soejberg Hroup masuk menggantikan Frengky Deaner dan Milan Ristovski.
Namun upaya itu tetap saja berakhir dengan kegagalan kembali menembus pertahanan Arema FC, begitu juga dengan Singo Edan juga gagal menembus pertahanan Bhayangkara hingga menit terakhir kedudukan tidak berubah 2-2, keduanya berbagi masing-masing mendapatkan 1 poin.
Perolehan satu poin dalam laga ini menempatkan Arema FC di posisi 7 besar dengan mengoleksi 6 poin begitu juga dengan Bhayangkara FC masih berkutat di peringkat ke-9 klasemen sementara dengan mengoleksi 6 poin bersaing dengan Bali United Persib Bandung hingga Borneo FC Samarinda.
Pada laga berikutnya pekan ke-5 Super League 2026/2027 Arema FC akan kembali bertanding melawan Garudayaksa FC di Stadion Pakansari Bogor pada pukul 15:30 WIB. **





