KITAINDONESIASATU.COM – Dalam sehari dua kecelakaan mengerikan terjadi di wilayah Kabupaten Gresik pada Senin (13/4/2026) menewaskan seorang pengendara sepeda motor dan luka parah.
Dalam insiden mengerikan itu seorang emak-emak Usfiatuz Zulfah (29) warga Sumengko, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik tewas dan seorang Imam Ashadi warga Desa Karangandong, Driyorejo, Gresik mengalami patah tulang.
Kecelakaan pertam terjadi di Jalan Raya Driyorejo depan Warkop Gondol Driyorejo sekitar pukul 14:20 WIB saat itu korban Imam Ashadi berboncengan dengan Khoirudin (59) mengendarai Nmax W 2537 EO.
Saat itu keduanya berkendara melaju dari arah timur ke arah barat, di tengah perjalanan pengendara motir berusaha mendahului truk yang parkir memakan badan jalan.
Tiba-tiba ketika mendahului truk yang parkir muncul mobil pikap W 8247 PK dikemudikan Nur Mojammad Ilham (24) warga Kota Sumenep dari belakang dan langsung menabrak sepeda motor korban.
Karena jarak terlalu dekat keduanya tak bisa menghindar hingga pikap melaju menabrak dari belakang motor korban yang ada di depannya, hingga terjadi benturan keras.
Akibat benturan itu Imam Ashadi yang mengemudi sepeda motor mengalami luka-luka parah berupa dislokasi pada bahu kanan serta mengalami patah tulang, langsung dievakuasi ke RSU Siti Khotijah Sepanjang.
Sementara kecelakaan kedua menewaskan emak-emak Usfiatuz Zulfah warga Sumengko, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik tewas di lokasi kejadian menabrak bak truk depannya.
Peristiwa mengenaskan itu terjadi saat korban mengendarai Honda Vario W 6537 BS melaju dari arah selatan ke utara, di tengah lokasi kejadian korban diduga kurang menjaga jarak aman dengan truk di depannya.
Di tengah perjalanan sepeda motor korban tiba-tiba menabrak dengan keras bak truk yang ada di depannya hingga terjadi benturan keras yang menyebabkan korban terjatuh dan luka parah hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara truk yang ditabrak korban tak berhenti dan tetap melajutkan perjalanannya tanpa berhenti, kini pihak kepolisian Gresik masih melakukan pengejaran.
Sementara korban yang meninggal dunia langsung dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk proses pemeriksaan selanjutnya.
Dua kecelakaan yang terjadi telah mendapatkan penanganan dari petugas kepolisian Gresik, petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan kendaraan dan memintai keterangan para saksi.
Kecelakaan yang merenggut nyawa pengendara telah terjadi untuk kesekian kalinya di wilayah Gresik olehkarena itu polisi menghimbau kepada pengguna jalan untuk selalu waspada dan berhati-hati.
Menjaga jarak aman dan senantia untuk selalu waspada ketika hendak menyalip kendaraan di depannya, setiap tidakan di jalan raya harus diikuti dengan kepekaan membaca situasi agar tetap aman di jalanan. **



