KITAINDONESIASATU.COM – Konflik bintang sepakbola Portugal dengan sang pelatih Jorge Jesus semakin memanas terkait posisi starter hingga menghilangnya Cristiano Ronaldo absen dari kamp latihan Timnas Portugal Kamis (1/10/2026).
Kepergian Ronaldo diduga kuat terkait posisi starter hingga Ronaldo memutuskan meninggalkan tim secara sepihak dan bisa menghadapi hukuman berat.
Krisis serius baru saja terjadi di dalam timnas Portugal setelah Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan tanpa izin menjelang pertandingan melawan Denmark dinihari nanti Jumat (2/10/2026) sekitar 01:45 WIB.
Keretakan sebenarnya telah memanas sejak pertandingan pembuka, kemenangan Portugal 1-0 atas Wales, meskipun menjadi starter, Ronaldo bermain buruk dan diganti pada menit ke-68.
Saat itu, pelatih Jorge Jesus dengan blak-blakan menjelaskan jika Ronaldo tidak bisa berbuat banyak di lini serang sehingga sang pelatih harus menggantinya.
Ketegangan kembali memuncak di pertandingan kedua, kemenangan 2-1 melawan Norwegia dimana CR7 dicadangkan 90 menit penuh ini merupakan peristiwa yang belum pernah terjadi sepanjang 18 tahun karier Ronaldo di timnas Portugal.
Pelatih sempat meminta CR7 melakukan pemanasan di jeda babak pertama, namun pada akhirnya dia tidak dimasukkan ke lapangan hingga membuat striker berusia 41 ini marah dan bergegas keterowongan setelah peluit akhir dibunyikan tanpa memberikan kode terima kasih kepada penggemarnya.
Usai peristiwa itu Presiden Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) Pedro Proenca harus terbang ke Denmark untuk mendamaikan masalah tersebut, namun konflik tidak dapat diselesaikan.
Dalam konferensi pers pra pertandingan pelatih Timnas Portugal Joge Jesus mengatakan dengan tegas jika otiritasnya sebagai pelatih tak dapat diganggu gugat.
“Tidak ada pemain yang bisa mengubah pikiran saya,” tegas pelatih Portugal Jorge Jesus dengan tegas.
Sang pelatih mengakui satu-satunya kesalahannya adalah membiarkan CR7 melakukan pemanasan, namun kemudian dia tidak memainkannya dan secara terbuka mengumkan rencanya untuk terus memberikan tempat kepada tim inti kepada Goncalo Ramos.
Setelah pernyataan keras dari pelatih dalam jumpa perss Ronaldo kemudian kembali ke hotelnya dan mengumumkan kepergiannya dari timnas Portugal di halaman pribadinya instagram @kristian.
“Setelah konferensi pers pelatih kepala dan percakapan dengan Presiden Federasi Sepak Bola Portugal, saya telah memutuskan untuk meninggalkan kamp pelatihan tim nasional. Pada waktu yang tepat, saya akan mengatakan yang sebenarnya kepada seluruh rakyat Portugal tentang alasan yang mendorong saya untuk meninggalkan tim nasional, tempat saya selalu memberikan yang terbaik. Sekarang, saya berharap yang terbaik untuk Portugal dan semua rekan setim saya, tanpa terkecuali,” tulis Ronaldo.
Kepergian Ronaldo tanpa izin dari timnas Portugal dapat mengakibatkan skorsing hingga enam bulan berdasarkan peraturan disiplin statuta FPF, dan ini bukan pertama kalinya striker kelahiran 1985 itu berselisih dengan pelatih kepala karena kehilangan tempatnya di tim inti.
Hal serupa pernah terjadi pada kejadian sebelumnya di mana Ronaldo dicadangkan oleh mantan pelatih Fernando Santos di Piala Dunia 2022.
Dengan Portugal memimpin Grup A4 dengan 6 poin sempurna setelah menang dalam dua pertandingan, insiden ini telah menjerumuskan posisi Jorge Jesus dan masa depan ikon terbesar dalam sejarah sepak bola Portugal ke dalam krisis yang terjadi secara tak terduga sebelumnya. **




