KITAINDONESIASATU.COM – Indra tak bergerak, entah menunggu apa. Terlihat pagi itu, jarum jam menunjukkan pukul 08.06 WIB. Satpol PP di Kelurahan Pasar Minggu itu memang tengah bertugas.
Pagi itu, seperti biasa situasi Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, macet karena pedagang menghamparkan lapak di sana. Indra sendiri menjalani tugas keseharian, merapikan dan mengawasi para pedagang di pasar tersebut.
Terlihat para pedagang buah yang menggunakan gerobak dorong, yang biasa mangkal di pinggir jalan masuk ke pasar karena penertiban.
Di sebelahnya, seolah bersaingan pedagang sembako, yang menjual bawang atau cabe, menggelar lapak di pinggir jalan. Satpol PP bergeming.
Satpol PP (satuan polisi pamong praja) yang lain, bernama Siswanto, berdiri di pinggir. Biasanya mereka hanya menertibkan pedagang buah, itu pun hanya sampai pukul 10.00 WIB.
Setelah itu, salah satu pedagang buah pisang atau Iman, dagang nanas, kembali mangkal di pinggir jalan. Akibatnya, kembali terjadi kemacetan.
Kendaraan roda dua kudu berdesakan bila hendak masuk ke pasar. Apalagi kendaraan roda empat, pasti harus berjuang mati-matian menerobos jalan sempit yang diapit gerobak pedagang buah dan lapak sembako di sana.
Sepertinya, para petugas Satpol PP bergeming. Membiarkan keruwetan di sana. Bila hendak memarkirkan kendaraan roda empat, pengemudi harus berputar ke arah terminal Pasar Minggu.


