Berita Utama

Bergulat dengan Kemacetan di Pasar Minggu yang Tak Kunjung Selesai

×

Bergulat dengan Kemacetan di Pasar Minggu yang Tak Kunjung Selesai

Sebarkan artikel ini
Satpol PP Pasar Minggu saat menertibkan pedagang pasar, pada Rabu (19/2/2025) di Jakarta Selatan. (Aris MP)
Satpol PP Pasar Minggu saat menertibkan pedagang pasar, pada Rabu (19/2/2025) di Jakarta Selatan. (Aris MP)

Di sana lahan cukup luas, bisa memarkirkan kendaraan bersempetan  dengan bebeberapa mobil bak terbuka yang menurunkan barang bawaan. Petugas parkir liar biasa mengutip Rp 5 ribu per kendaraan di dalam terminal.

Indra hanya bertegur sapa saat kitaindonesiasatu.com melintas. Di tempat lain, sopir beko tengah menunggu untuk mengangkut sampah-sampah yang berterabaran di pasar.

Situasi pasar telah lama berubah, sejak Basuki Tjahaya Poernama (BTP)tak lagi menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Saat masih menjabat, BTP atau akrab dipanggil Ahok saat itu tegas. Memerintahkan camat untuk mengerahkan Satpol PP menertibkan pedagang-pedagang di Pasar Minggu.

Selama 24 jam, mobil Satpol PP berada di pasar dan memarkirkan kendaraan di atas trotoar. Menciptakan ketertiban sesungguhnya.

Saat itu, jalan masuk ke pasar lengang. Kendaraan roda dua dan roda empat dapat melaju ke dalam pasar, bahkan memarkirkan kendaraan di lantai dua di salah satu gedung atau blok di sana.

Setelah ditinggal Ahok, pasar kembali macet. Para pedagang yang telah ditempatkan di kios-kios dalam pasar, malah memilih menggelar lapak di pinggir jalan.

Dan tempat berdagang resminya dibiarkan kosong dan terbengkalai. Para pedagang bersaing dengan kendaraan yang datang, menimbulkan kemacetan di sana-sini. (Aris MP/Yo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *